Home / Headline / YouTuber Ferdian Paleka Lari dan , Sembunyi di Palembang dan Ogan Ilir

YouTuber Ferdian Paleka Lari dan , Sembunyi di Palembang dan Ogan Ilir

BP/IST
YouTuber Ferdian Paleka

Palembang, BP

YouTuber Ferdian Paleka selama sembilan hari jadi buronan ternyata sempat bersembunyi di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan (Sumsel).
Ferdian Paleka ditangkap polisi setelah dilaporkan atas aksi prank, Kamis (30/4) sekitar 01.30 dini hari di Kiaracondong, Bandung.
Ia bersama sejumlah rekannya melakukan aksi prank membagi-bagikan bingkisan sembako berisi sampah taoge busuk dan batu pada sejumlah korbannya, para waria.
Tak terima, para korban melaporkan ulah Ferdian ke Mapolrestabes Bandung, Senin (4/5).
Namun semenjak saat itu, Ferdian menghilang dalam pelarian.
Sembilan hari setelah membagikan sembako sampah, polisi berhasil membekuk Ferdian.
Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat Kombes Hendra Suhartiono mengatakan, semenjak menghilang, polisi menetapkan Ferdian sebagai buron.
Ferdian rupanya lari ke daerah Sumatera menghindari kejaran polisi.
“Dia bersembunyi di Ogan Ilir Palembang,” kata Hendra.

Di sana, Ferdian tinggal di rumah salah seorang temannya selama beberapa hari.
Selama pelarian, Ferdian kerap berganti-ganti nomor ponsel agar tak mudah dilacak oleh polisi.
Setelah beberapa hari berada di Palembang, Ferdian bersama rekan dan pamannya kembali ke Bandung.
Namun dalam perjalanan, tim Satreskrim Polrestabes Bandung dan Ditreskrimum Polda Jabar menangkap YouTuber itu. Ferdian ditangkap di kilometer 19 tol Jakarta-Merak, Jumat (8/5) sekitar pukul 00.30.
Saat ini Ferdian dan dua orang yang ditangkap menjalani pemeriksaan di kantor polisi.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan, ayah dan pamannya diduga terlibat membantu pelarian Ferdian.
Polisi bahkan telah melakukan pengintaian terhadap ayah Ferdian yang berinisial H.
Dari pengintaian itu, H diketahui akan menjemput Ferdian di Pelabuhan Merak, Banten.
“Kita melakukan penyelidikan kepada orangtuanya, kita tahu dia akan menjemput Ferdian,” ujar Saptono. Polisi sempat membuntuti H ketika menjemput anaknya.Dijemput di Pelabuhan Merak. Kemudian dari pelabuhan kita ikuti hingga ditangkap di KM 19 Tol Merak-Jakarta,” katanya.
Ferdian berhasil ditangkap setelah sembilan hari menghilang sejak membagikan bingkisan sembako sampah.
Ferdian ditangkap bersama rekannya yang sama-sama membuat rekaman video prank sembako sampah, juga orangtuanya.
“Pada saat dilakukan penangkapan dua orang DPO dia bersama sama dengan ayahnya dan kakak ayahnya berinisial J yang sebelumnya telah melakukan penjemputan tersangka di Pelabuhan Merak,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

KPK Selenggarakan Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi Secara Daring

Jakarta, BP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Pusat Edukasi Antikorupsi membuka pendaftaran Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi secara daring. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan ...