Home / Headline / Baru Bebas Program Asimilasi , Medi Gasak Motor Warga

Baru Bebas Program Asimilasi , Medi Gasak Motor Warga

 

BP/IST
Salah seorang narapidana yang baru bebas 2 hari program asimilasi pencegahan penyebaran wabah pandemi Covid 19 malah mencuri lagi. Pelaku adalah Medi (33), Warga Jalan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning menggasak motor milik warga pada dini hari pukul 04.00 , di Gang Kelinci, Kelurahan Pipa Reja Kemuning, Palembang.

Palembang, BP

Salah seorang narapidana yang baru bebas 2 hari program asimilasi pencegahan penyebaran wabah pandemi Covid 19 malah mencuri lagi. Pelaku adalah Medi (33), Warga Jalan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning menggasak motor milik warga pada dini hari pukul 04.00 , di Gang Kelinci, Kelurahan Pipa Reja Kemuning, Palembang.
“Tidak sengaja aku melintas pagi itu. Lihat motor terparkir, pakai obeng aku rusak kuncinya. Motornya aku jual Rp 1 juta, uangnya aku belikan beras karena tidak ada beras, sama beli kue ultah anak aku,” kata Medi, Sabtu (2/5).
Medi juga mengaku keluar masuk penjara merupakan hal biasa baginya. Dari penuturannya ini kali keempat ia masuk sel prodeo lagi.
“Sebelumnya pernah ditahan karena kasus begal 3 tahun di tahun 2012. Lalu kasus begal lagi di tahan di Lapas Kayu Agung OKI, itu dapat motor tahun 2018. Lalu tahun 2020 kasus curanmor belum sempat sidang, sama kasus curanmor bulan April ini ketangkap,” katanya.
Kapolsek Kemuning AKP Roberth Pardamean SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Arlan Hidayat mengatakan, pelaku telah diamankan.
“Kita tangkap dia ditempat persembunyiannya di Perumnas Sako, malam Sabtu pukul 20.00 . Dengan barang bukti salah satu motor hasil kejahatan curanmor lainnnya jenis Honda Supra Fit, tidak dijual pelaku, katanya dipakai untuk sendiri saja sama tersangka,” kata Kapolsek.
Selain itu menurutnya pelaku Medi ini merupakan bandit kambuhan.
“Betul jadi pelaku ini pernah kita tahan di Polsek Kemuning dengan tindakan tegas terukur karena kasus begal motor. Dia juga memang pernah mendekam di Lapas Kayu Agung OKI karena perkara begal motor juga tahun 2018,” katanya.
Menurutnya pelaku Medi baru bebas karena asimilasi ini, sedangkan korban Kemas Fachrul Rozi (33) warga Jalan Sukamto, Lorong Kelinci, RT 29/01, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning.
Pencurian motor itu terjadi Rabu, 22 April 2020 sekitar pukul 04.00 , di Gang Kelinci. Pada dini hari itu korban tengah pulas tertidur, sedangkan motor miliknya Honda NF 100 nopol BG 5714 AC warna hitam, diparkir di halaman rumah dengan posisi terkunci stang.
Lalu pagi harinya saat bangun dan melihat ke garasi, motor sudah tidak ada lagi. Setelah dicari-cari tidak ada dan menyadari ia telah jadi sasaran pelaku curanmor. Dan siangnya melaporkan kasusnya ke Polsek Kemuning .#osk

x

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Ajak Mahasiswa KOSGORO Terapkan Semangat Solidaritas

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, hasil survey Lembaga Riset CESPELS (Center for Social, Political, Economic and Law ...