Home / Headline / Pasien Covid-19 di OKU Bertambah Lagi, Jadi 9 Orang  

Pasien Covid-19 di OKU Bertambah Lagi, Jadi 9 Orang  

Satgas Covid-19 OKU saat mengumkan data pasien yang bertambah jadi 9 orang.

Baturaja, BP–Pasien yang positif virus corona atau Covid-19 kembali bertambah menjadi orang hal demikian sampaikan juru bicara Covid-19 OKU Rozali saat Press Release pusat Pelayanan Informasi Satgas Covid-19 di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja, Minggu (26/4).

Juru bicara tim Satgas Covid-19 Kab OKU Rozali menyampaikan update data situasi perkembangan Covid-19 tanggal 25-26 April 2020 sampai pukul 10.00 WIB sebagai berikut, ODP masih tetap 127 orang, proses pemantauan 12 orang, selesai pemantauan 115 orang, jumlah PDP 6 orang, proses pengawasan 3 orang, selesai pengawasan 3 orang dan terkonfirmasi positif Covid-19 ada penambahan 1 orang menjadi 9 orang.

Dalam kesempatan itu pula, jubir humas Satgas Covid-19 OKU
menginformasikan bahwa terkait penambahan 1 orang untuk terkonfirmasi positif pada hari ini, dengan kronologisnya kemarin sore jam 5 kita menerima surat pemberitahuan sampel pemeriksaan SWAB dari BBLK Palembang atas nama inisial MT umur 24 tahun beralamatkan di Air Paoh Baturaja Timur.

“Penambahan 1 orang dari kontak erat dengan pasien 05, dari hasil SWAB ada 10 yang sudah selesai pemeriksaan, ternyata 1 orang dinyatakan positif sedangkan 9 negatif, penambahan ini merupakan cluster dari pasien 01,” kata Rozali.

Dia juga memberikan kabar gembira bahwasanya pasien 01 OKU kemarin sudah dinyatakan sembuh dan di perbolehkan pulang oleh Tim Medis RSMH Palembang setelah 2 kali hasil SWAB dinyatakan negatif dan sudah melalui mekanisme atau prosedur pemeriksaan, terakhir diperiksa SWAB hasilnya sudah negatif makanya sudah di perbolehkan pulang kemaren siang, saat ini pasien 01 sudah berada dirumah dan tetap harus melakukan isolasi/karantina mandiri selama 14 hari dibawah pengawasan tim kesehatan OKU.

“Terkait dengan ada pasien PDP yang di rawat di RS Antonio Baturaja meninggal dunia semalam, perlu diluruskan bahwa yang bersangkutan bukanlah masuk di data Kabupaten OKU tetapi berdomisili/KTP berasal dari Kabupaten OKU Selatan, sehingga semalam jenazah langsung diantar ke kediamannya di Kabupaten OKU Selatan dan langsung disambut tim satgas Covid-19 Kabupaten OKU Selatan, maka secara otomatis status PDP yang bersangkutan masuk di data daerah asal yaitu Kabupaten OKU Selatan,” terang Rozali.

Pada kesempatan itu, tim humas Satgas Covid-19 terus mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU. #yan

x

Jangan Lewatkan

Mualimin: Tak Terpenuhi Rasa Keadilan, Masyarakat Bisa Uji Publik Keputusan MA 

# Belum Ada Salinan Amar Putusan MA Inderalaya, BP–Hingga saat ini KPU Ogan Ilir (OI) belum menerima salinan hasil keputusan ...