Ultimate magazine theme for WordPress.

Pandemi Covid-19, Pemerhati Pendidikan: Tak Ada Alasan Untuk Tidak Belajar

Pemerhati Pendidikan Dr Mulyadi, MA

Palembang, BP–Kendati pun Pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 ini terus menjadi perhatian dunia, namun dunia terus berputar.

Harus diakui bahwa Pandemi Covid-19 ini memang lah sangat berdampak pada semua sektor. Termasuk empat sektor penting yakni kesehatan, ekonomi, sosial dan Pendidikan.

Demikian dikatakan Pemerhati Pendidikan Sumatera Selatan Dr Mulyadi MA, Jumat (24/4). Menurutnya, ini menjadi tantangan bagi generasi muda untuk tetap memberi arti musibah untuk tetap belajar.

Menurutnya, konotasi belajar bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tapi juga soal mewujudkan mimpi, membaca peluang, berinovasi dan peka terhadap perkembangan.

“Pertama kita prihatin dengan pandemi Covid-19 ini. Tapi sebagai generasi muda baik pelajar maupun mahasiswa, jangan sampai ini berlarut-larut,” ujarnya, Jumat (24/4).

Baca Juga:  Rayakan Kelulusan Jangan Berlebihan

Pria yang sempat menempuh pendidikan S-2 TESOL di University of Canberra Australia mengatakan bahwa generasi muda di Indonesia dan Sumatera Selatan khususnya jangan sampai down atau pesimis. Selain agar menjaga imun tubuh, yang juga paling urgent adalah tetap menjaga pola belajar, menangkap peluang hingga membuat inovasi-inovasi kongkrit.

“Situasi Pandemi Covid-19 ini tak ada yang menginginkan siapa pun. Sebagai generasi muda dari pelajar hingga mahasiswa jangan sampai ini menjatuhkan semangat dan cita-cita karena tak ada alasan untuk tidak belajar,” terangnya.

Menurutnya, situasi ini hanya merubah cara belajar bagi para generasi muda di sektor Pendidikan bukan merubah cara berpikir dalam menghadapi masa depan dan peluang.

Baca Juga:  Wujudkan Misi Sosial, Pengurus PGRI Palembang Gelar Donor Darah

Mulai dari bagaimana menjadi pelajar yang tetap kreatif hingga mahasiswa yang inovatif karena dunia terus bergerak. Jika generasi muda tak bergerak maka siap-siap akan tertinggal dan jalan ditempat.

“Saya selalu sampaikan kepada mahasiswa-mahasiswa saya baik jenjang strata satu maupun strata dua bahwa sesuaikan cara belajar di pandemi ini,” terangnya.

Jiwa prihatin dan menaati social distancing dan physical distancing harus tetap dikedepankan sebagai generasi muda yang ikut berperan dalam memutus tali rantai penyebaran Covid-19.

Apalagi baik sekolah hingga perguruan tinggi juga tak berhenti untuk memberikan solusi layanan Pendidikan baik itu melalui siaran televisi dengan pendampingan guru untuk jenjang sekolah maupun memfasilitasi proses belajar jarak jauh dengan menggunakan metode online untuk perguruan tinggi.

Baca Juga:  Pasien Corona di OKI Bertambah, Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tunda Dulu Perjalanan Jauh

“Karena saat ini kecanggihan teknologi sudah luar biasa. Mulai dari aplikasi, internet, elerning bahkan sampai cara sederhana menggunakan email atau WA untuk menuntaskan belajar di masa pandemi covid-19 ini,” terangnya.

Baik mereka yang berada di kota maupun pelosok, seorang siswa dan mahasiswa tentu akan mencoba menuntaskan proses belajarnya dengan guru dan dosen dengan aplikasi yang sesuai dengan kondisi di daerahnya masing-masing.

“Dan sebagai dosen dan guru harus maklum di tengah musibah pandemi ini, dengan apa anak didiknya menuntaskan tugasnya,” jelasnya. #sug

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...