Home / Headline / Istri Pejuang Perang Lima Hari Lima Malam di Palembang Hj. Zubaidah Rasyad Nawawi Tutup Usia

Istri Pejuang Perang Lima Hari Lima Malam di Palembang Hj. Zubaidah Rasyad Nawawi Tutup Usia

BP/IST
Hj. Zubaidah Rasyad Nawawi binti Demang Oemar (Istri dari mantan walikota Palembang ke lima Rasyad Nawawi (Alm))

Palembang, BP

Innalillahi wainnailaihi roojiun, telah tutup usia Hj. Zubaidah Rasyad Nawawi binti Demang Oemar (Istri dari mantan walikota Palembang ke lima Rasyad Nawawi (Alm) ) , Kamis, (16/4) sekitar pukul 02.40 di rumah duka di Jln MP. Mangkunegara dibelakang Masjid Darussaid Abi Hasan Palembang dalam usia 97 tahun.

Rencananya almarhumah akan kebumikan lepas Dzuhur di TPU kebun bunga Palembang.

Menurut Anita Tadjudin, cucu almarhumah mengatakan, kalau neneknya tersebut berumur 97 tahun dan sudah lama tidak bisa berjalan lagi dan lebih banyak berada dalam rumah.

“ Memang kemarin itu , nenek sudah enggak mau makan lagi dan memang ada riwayat sakit diabet,” katanya saat di hubungi, Kamis (16/4).

BP/IST
mantan walikota Palembang ke lima Rasyad Nawawi (Alm)

Neneknya tersebut, Hj. Zubaidah Rasyad Nawawi binti Demang Oemar menurut Anita adalah Istri dari mantan walikota Palembang ke lima Rasyad Nawawi (Alm).

“ Setahu saya setelah yang menggantikan pak Rasyad Nawawi sebagai Walikota Palembang pak Cek Yan,”katanya.

Sedangkan sejarawan Sumsel Syafruddin Yusuf menjelaskan mantan Walikota Palembang Rasyad Nawawi almarhum adalah sosok walikota Palembang kelima yang bersih sayang hanya dua tahun menjabat Walikota Palembang yaitu tahun 1968 sampai 1970.

“ Yang menggantikan pak Rasyad adalah pak Cek Yan, waktu itu pak Cek Yan menjabat sebagai pejabat Walikota Palembang setelah itu menjadi Walikota Palembang definitif, pak Rasyad sosok yang bersih dan tidak ada kasus, cuma tidak tahu kenapa pak Rasyad diberhentikan jadi walikota Palembang dan digantikan pak Cek Yan , itu aku tidak jelas faktor penyebab, kemungkinan pencopotan itu aku kira karena pak Rasyad tidak memberikan izin casino di Palembang,” kata dosen sejarah Universitas Sriwjaya (Unsri) ini.

Selama dua tahun menjabat walikota Palembang menurutnya, Rasyad Nawawi belum sempat membangun Palembang.

BP/IST
suasana di rumah duka

Selain itu Rasyad Nawawi dikenal sebagai sosokk pejuang kemerdekaan di Sumsel dan termasuk pendiri polisi tentara atau Polisi Militer (PM) di Sumsel.

” Beliau polisi tentara pertama di Sumsel dan pak Rasyad Nawawi ini juga alumni Gyugun Pagaralam seangkatan dengan Makmun Murod, Alamsyah Ratuprawiranegara dan Dhanie Effendi namun pak Dhanie ini angkatan udara kalau pak Rasyad dan Makmun Murod angkatan darat,” katanya.

Rasyad Nawawi menurutnya juga terlibat dalam perang lima hari lima malam di Front Belakang Masjid Agung atau di daerah kebun duku Palembang.

“ Pak Rasyad itu wakil pak Bambang Utoyo di Divisi Garuda II, pak Bambang Utoyo itu Komandan Divisi Garuda II,” katanya.

Sayang Rasyad Nawawi sempat mundur dari TNI dan memilih menjadi pengusaha namun tidak diketahui alasan mundur.#osk

x

Jangan Lewatkan

11 Penambang Batubara di Muaraenim Tewas Tertimbun  Longsor

Palembang, BP 11 orang pekerja tambang batu bara rakyat di Desa Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, Sumsel, ...