Home / Headline / Kepergok Curi Ban Mobil, Ditangkap Polisi

Kepergok Curi Ban Mobil, Ditangkap Polisi

BP/IST
Dedi (30) yang sudah lama dicari polisi dalam kasus pencurian ban mobil Akhirnya ditangkap anggota Unit Pidana Umum Sat Reskrim Polrestabes Palembang di kediamannya, pada Rabu (15/4) sekira pukul 02.00.

Palembang, BP

Dedi (30) yang sudah lama dicari polisi dalam kasus pencurian ban mobil Akhirnya ditangkap anggota Unit Pidana Umum Sat Reskrim Polrestabes Palembang di kediamannya, pada Rabu (15/4) sekira pukul 02.00.
Diketahui, pelaku Dedi merupakan warga Lorong Marogan 4, Jalan Ki Marogan, Kertapati, Palembang. Ia ditangkap karena telah melakukan pencurian ban mobil milik Mariam Rahma (64) bersama rekannya yakni Firdaus yang sudah tertangkap dan Iwan yang saat ini masih DPO.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kasubnit Pidum, Ipda Andrean mengatakan tertangkapnya pelaku Dedi ini berawal dari informasi yang didapatkan dari pelaku Firdaus yang sudah tertangkap terlebih dahulu.
“Usai mendapatkan dan memastikan pelaku berada di rumah, anggota kita bergerak cepat untuk menangkap pelaku, alhasil pelaku tanpa perlawanan berhasil ditangkap dan dibawa ke Polrestabes Palembang untuk dimintai keterangannya,” katanya.
Pelaku sendiri diamankan lantaran terlibat pencurian dengan pemberatan (curat) bersama Firdaus (sudah tertangkap dan Iwan (DPO) pada 23 Desember 2019 lalu sekitar pukul 03.30 , dimana korban merupakan tetangga dari pelaku Firdaus.
Namun saat akan melakukan pencurian ban mobil milik korban, pelaku ketahuan sehingga motor yang digunakan pelaku yakni Yamaha Mio J dengan nopol BG 4857 ZD bersama satu ban yang sudah dilepas dari mobil ditinggalkan begitu saja di Tempat Kejadian Perkara (TKP) lantaran pelaku takut dihakimi massa.
Merasa tidak terima atas kejadian tersebut, kemudian korban melaporkan kejadian itu ke SPKT Polrestabes Palembang.
“Dari laporan itulah anggota kita melakukan penyelidikan dan penyidikan, sehingga berhasil mengamankan satu pelaku,” katanya.
Andrean juga menambahkan untuk pelaku satunya yang masih belum tertangkap kini pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku dan masih dalam pengejaran.
“Kita sudah mengantongi identitas pelaku, sehingga kita harapkan pelaku menyerahkan diri atau tidak kita jemput dan bila melakukan perlawanan ataupun kabur dari petugas kita tidak segan-segan memberikan tindakan tegas,” kata Andrean.
Sementara itu, saat dimintai keterangan oleh awak media pelaku Dedi mengaku kalau dirinya lah yang menjadi otak dari aksi spencurian ban mobil tersebut
“Iya pak saya yang mengajak Iwan dan firdaus untuk ikut melakukan pencurian ban mobil itu, namun saat Ban itu akan kami naikan ke motor, kami keburu ketahuan korban, karena takut diamuk massa kami terpaksa meninggalkan motor serta ban yang telah dilepas dari mobil ditinggalkan begitu saja dan kami langsung kabur. Rencananya ban tersebut akan dijual di media sosial Facebook seharga Rp 350 Ribu,” kata Dedi.#osk

x

Jangan Lewatkan

Pemanfaatan Benda Cagar Budaya Bernilai Pertahanan  (Defense Heritage  Sebagai Media Bela Negara

Oleh: Gerald Theodorus L Toruan SH MH (Peneliti Ahli Muda , Balitbang Kemenhan RI    ** PROF  Dr. Susanto Zuhdi (Guru ...