Home / Headline / DPRD Sumsel Dorong Anggaran Covid-19 Dihitung Kembali

DPRD Sumsel Dorong Anggaran Covid-19 Dihitung Kembali

BP/IST
Ketua Harian DPD I Golkar Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati saat menyalurkan sejumlah bantuan fasilitas serta sarana dan prasarana pencegahan penularan Covid-19 untuk tenaga kesehatan serta Rumah Sakit dan Puskesmas di palembang, Senin (13/4) di halaman Kantor DPD I Golkar Sumsel.

Palembang, BP

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Ketua Harian DPD I Golkar Provinsi Sumsel  Hj RA Anita Noeringhati menilai anggaran penanganan Covid-19 di Provinsi Sumsel yang besarnya Rp120 miliar memang perlu ada penambahan.

Soal ideal atau tidak anggaran Rp120 miliar tersebut menurutnya bukan bicara ideal atau tidak tapi harus bicara soal kebutuhan.

“ Kami masih terus mendorong , anggaran yang diperuntukan kemarin khan baru Rp120 miliar, tapi dari pembicaraan dengan DPRD, kita minta kepada Dinkes dalam hal ini tergabung dalam gugus tugas Dinkes dan seluruhnya untuk menghitung kembali seperti yang disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Sumsel bukan hanya dimensi kesehatan, tapi juga dimensi ekonomi yang harus kita pertimbangkan,”kata Anita usai menyalurkan sejumlah bantuan fasilitas serta sarana dan prasarana pencegahan penularan Covid-19 untuk tenaga kesehatan serta Rumah Sakit dan Puskesmas di palembang, Senin (13/4) di halaman Kantor DPD I Golkar Sumsel.

Untuk dimensi ekonomi terkait Covid-19 ini menurutnya apa yang akan diberikan pemerintah provinsi untuk mendampingi bantuan-bantuan dari pusat.

Karena itu menurut Anita perlu dihitung betul betul dimana kabupaten kota yang membutuhkan bantuan dan dimana yang diberikan itu merupakan tugas dari OPD yang bersangkutan.

“ Kita jangan hanya memberikan apa yang sudah di programkan pusat, tetapi juga pemerintah provinsi harus punya inisiatip untuk membantu kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain itu dirinya akan mengecek kesiapan kepala daerah maupun dengan aparat selain itu juga DPRD Sumsel juga melayangkan surat tentang pembatasan masuk wilayah Sumsel melalui beberapa skerining, melalui test .

“ Ini yang harus diantisipasi, apakah mudik ini tidak dilakukan, karena pemerintah menghimbau jangan mudik tapi kalau misalkan mereka mudik ini harus kita persiapkan jika seandainya ada terimport dari daerah yang terpapar, nah ini yang harus kita jaga, sehingga penghitungan anggaran provinsi ini betul-betul harus diperhitungkan, karena kami berharap kabupaten kota yang menjadi perbatasan juga harus dibantu dalam penanganan hal tersebut,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Panca MY ‘Sentil’ Soal Pelayanan RSUD Tanjung Senai yang Buruk

# Banyak Warga Takut Berobat Iqndralaya, BP–Calon Bupati Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar MY ‘sentil’ soal pelayanan RSUD Tanjung ...