Home / Headline / Debi Pelaku Pengeroyok Yogi di CS Ditembak Polisi

Debi Pelaku Pengeroyok Yogi di CS Ditembak Polisi


BP/IST
Pelaku pengeroyokan yang menewaskan Yogi Randra Sugama (30) di area Center Stage (CS) Novotel Jalan Basuki Rahmat Palembang pada Desember 2017 lalu, Debi Kurniawan alias Debong berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel ditempat persembunyian di kota Pagaralam Minggu (12/4)

Palembang, BP

Dua tahun lebih jadi buronan polisi dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan Yogi Randra Sugama (30) di area Center Stage (CS) Novotel Jalan Basuki Rahmat Palembang pada Desember 2017 lalu.
Akhirnya Debi Kurniawan alias Debong berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel ditempat persembunyian di kota Pagaralam Minggu (12/4). Bahkan anggota terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki tersangka karena berupaya kabur saat akan ditangkap.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi melalui Kanit 4 Kompol Zainuri mengatakan tersangka Debong merupakan DPO pihaknya dalam kasus pengeroyokan yang korbannya Yogi Randra Sugama meninggal dunia dengan delapan luka tusuk di tubuhnya.
“Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di diskotik Center Stage (Novotel), pada Minggu 17 Desember 2018 pelakunya berjumlah enam orang. Empat diantaranya sudah kami tangkap dan sudah menjalani hukuman adalah Acil, Gusti (22), Asep aliasa Raka (25), dan Ferdianyah alias Ferdi (27),”katanya.
Sementara Debi mengaku tidak melarikan diri kemana- kemana hanya di Palembang saja. Namun dia terus berpindah tempat tinggal seperti menginap di rumah atau kos temannya di Lemabang dan Pakjo. Kemudian pindah ke Kota Pagaralam.
“Sudah tau kalau teman-teman lainnya sudah ditangkap dari berita sebenarnya mau menyerahkan diri ke polisi tapi ditahan oleh teman saya, kebetulan juga saya takut kalau harus menyerahkan diri ke polisi,” katanya.
Pelaku mengaku saat melakukan pengeroyokan tersebut dalam pengaruh minuman beralkohol. “Kalau permasalahannya kurang tau tapi kalau tidak salah korban mau memisahkan teman yang tengah berantem, korban datang dengan nadah tinggi terus mengacam akan menembak kalau tidak bubar,” katanya.
Saat itu menurut tersangka ada satu satu teman mengatakan bahwa korban bukan polisi dan tidak memiliki pistol. “Terus kami bilang lajukelah korban pun lari saya dan teman lainnya mengejar hingga ke dalam diskotik, disitulah korban habis dengan menggunakan pisau,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Yogie Randra Sugama, warga Jalan Sapta Marga Kecamatan Kalidoni Palembang, Minggu 17 Desember 2017 pukul 04.08 tewas usai dikeroyok dan ditikam oleh kawanan pelaku di Diskotik Center Stage Novotel Palembang. Korban tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.#osk

x

Jangan Lewatkan

Tambah 47 Kasus, Pasien Covid-19 di Sumsel 7.229 pada 20 Oktober

Palembang, BP Pasien positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bertambah 47 orang. Hal ini diketahui berdasarkan laporan media harian Covid-19 ...