Home / Headline / Pelaku Penggelapan Ditangkap

Pelaku Penggelapan Ditangkap

BP/IST
Candra Pratama (28) warga Lorong Mojopahit Kecamatan Seberang Ulu I kota Palembang berhasil ditangkap unit Pidana Umum (Pidum) Polrestabes Palembang. Dimana Candra telah melakukan penggelapan satu unit motor milik temannya sendiri.

Palembang, BP

Candra Pratama (28) warga Lorong Mojopahit Kecamatan Seberang Ulu I kota Palembang berhasil ditangkap unit Pidana Umum (Pidum) Polrestabes Palembang. Dimana Candra telah melakukan penggelapan satu unit motor milik temannya sendiri.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kanit Opsnal Pidum Ipda Andrean membenarkan telah berhasil mengamankan dan menangkap pelaku.
“Kami berhasil mengamankan pelaku di rumahnya, saat dilakukan penangkapan pelaku cukup kooperatif sehingga memudahkan kita untuk menggiring pelaku ke Polrestabes Palembang untuk penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” katanya, Sabtu (11/4).
Lebih lanjut, dikatakan Andrian, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini. “Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut dan mencari tahu siapa yang mengambil motor tersebut dari pelaku, agar nantinya kasus ini bisa segera terungkap,” katanya.
Ketika ditemui di ruang riksa Pidum, Candra mengaku, sebelum kejadian awalnya hanya ingin meminjam saja untuk membeli gorengan. Namun, karena korban seolah tidak percaya sehingga Candra nekat menggelapkan motor tersebut.
“Ia pak saat itu saya ingin meminjam motor korban namun karena korban tidak percaya kepada saya, lantas korban menyuruh anaknya menemani saya untuk membeli gorengan,” ujarnya.
Ketika diperjalanan tepatnya di Jalan Pejajaran Kecamatan Seberang Ulu 1, pelaku menurunkan anak korban dengan alasan ingin mengambil uang di ATM. Namun, ternyata pelaku bukanya mengambil uang justru malah melarikan motor tersebut dan ingin menjualnya di kawasan 8 Ilir kepada temannya.
Nahas bagi Candra, niatnya untuk menjual motor milik tetangganya itu justru mengantarkannya ke penjara saja.
“Saat itu saya langsung membawa motor tersebut dan ingin menjualnya kepada teman saya yang bernama Ican, saat itu saya ingin menjualnya dengan harga tiga juta. Namun, motor tersebut justru dibawa pergi oleh Ican dengan alasan ingin mengambil uang dulu kerumahnya, tetapi setelah saya tunggu kurang lebih satu jam Ican tidak kunjung kembali dan saat saya hubungi nomornya sudah tidak bisa lagi,” katanya.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Museum Harus Jadi Media Pembelajaran dan Pembinaan Karakter Bangsa

Palembang, BP Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Provinsi Sumsel dan UPTD Taman Wisata  Kerajaan Sriwijaya ...