Ultimate magazine theme for WordPress.

Wabah Virus Corona, Agus Sutikno : “Pertumbuhan Ekonomi Kita Mesti Di Koreksi”

BP/DUDY OSKANDAR
Agus Sutikno

Palembang, BP

Mantan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno menilai dengan wabah virus corona (covid-19) ini maka berdampak pada sisi ekonomi yang harus di hadapi bersama lantaran ini bencana nasional dan tidak bisa menyalahkan siapa-siapa.

“Tapi satu hal yang perlu di perhatikan oleh teman-teman penggiat ekonomi dan pelaku ekonomi adalah bagaimana ini untuk introspeksi diri, bahwa disekian tahun kita berusaha mendapatkan profit, laba dan deviden harus diingat namanya cadangan, sekarang cadang itu penting, kedepan harus laba yang kita terima ., deviden yang kita bagikan kita kurangi dengan cadangan,” katanya, Senin (6/4).

Baca Juga:  Pinjaman Pemprov Sumsel Ke Pusat Rp 539.851.548.950, Antoni Yuzar : Wajib Dapatkan Persetujuan  DPRD Sumsel

Akibat corona ini juga menurut politisi PPP ini menyebabkan faktor ekonomi menjadi lambat karena di beberapa daerah memberlakukan “lokal lockdown” sehingga persediaan barang di satu tempat dan ditempat lain sulit sekali distribusinya dan mengakibatkan didaerah tertentu seperti komoditas bawang merah harganya sudah melambung, dan sebagainya.

“ Ini semuanya terganggungnya mekanisme distribusi, sehingga tidak terjadi keseimbangan antara permintaan dan penawaran dan itu pada kurva tertentu akan menyebabkan harga itu menjadi naik, saya berharap tidak terjadi kelangkaan tapi kalau ada kontraksi saya anggap wajar,” kata Ketua DPW PPP Sumsel ini.
Pihaknya wabah virus corona bisa segera teratasi , kinerja ekspor dan produksi naik sehingga bisa recovery.

Baca Juga:  Jalur Ekonomi Dan Ekspor Impor Sumsel Tahun 2020 Harus Diamankan

“ Tapi kok saya bukan pesimis tapi pertumbuhan ekonomi kita mesti di koreksi, tidak lagi kita bisa 5 persen menurut saya angka 1,6, 1,7 atau 2 persen sudah cukup baik, kalau yang perlu diperhatikan sekarang bukan bicara expert tapi bicara jaring pengaman sosial, itu penting dipikirkan, bagaimana yang putus kontrak, bagaimana yang tidak bisa membayar angsuran kridit, bagaimana yang tidak bisa membayar beban bunga, ini yang penting untuk diperhatikan pemerintah melalui program-programnya disamping disatu sisi kita sama-sama menghadapi penyebaran wabah corona,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...