Home / Headline / Pembunuhan Arif Direkonstruksi

Pembunuhan Arif Direkonstruksi

BP/IST
Pihak Polsek Plaju Palembang menggelar rekonstruksi pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya Arif , pada (20/3) lalu.

Palembang, BP

Pihak Polsek Plaju Palembang menggelar rekonstruksi pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya Arif , pada (20/3) lalu, Sabtu (4/4).
Dimana empat pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia, namun baru dua pelaku yang tertangkap yaitu pelaku yang bernama Perdinand dan Sony, kemudian dua DPO yang berinisial (RY) dan (TP).
Dalam rekonstruksi 26 adegan yang dilakukan di di dua tempat itu, beberapa adegan menunjukan saat itu pelaku membawa korban dari Jalan DI.Panjaitan kerumah DPO (TP), sesampainya dirumah TP pelaku langsung memukili korban sambil menanyakan keberadaan temannya yang lain.
Kemudian pada adegan ke 25, terlihat pelaku Sony menendang bagian kepala hingga korban jatuh terduduk, kemudian pelaku Ferdinand memukul korban menggunakan gagang senjata tajam.
Dalam adegan rekonstruksi tersebut, juga terlihat beberapa keluarga korban yang ingin ikut menyaksikan para pelaku mengeroyok anaknya.
Kapolsek Plaju AKP Tamimi melalui Katim III Riksa Aiptu Zulkifli mengatakan, dimana TKP pertama dilakukan sebanyak 6 adegan di Kecamatan Plaju, khusus adegan ke 7 sampai 26 kita lakukan di Lorong Asri sampai rumah tersangka DPO (TP), untuk melihat peranan-peranan para tersangka dalam melakukan penganiayaan terhadap korban.
Lebih lanjut Zulkifli mengatakan, usai rekonstruksi dilakukan berkas segera akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Palembang. “Secepatnya berkas akan segera kita limpahkan ke Pengadilan untuk ditindaklanjuti, karna gelar rekontruksi ini untuk melengkapi berkas-berkas ke persidangan,” katanya.
Diketahui, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Jumat (20/3), korban dianiaya hingga tidak berdaya saat pelaku Ferdinand langsung memukul kepala korban. Atas kejadian tersebut korban langsung dibawa keluarganya ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.
Karena korban mengalami pembekuan di otaknya, lalu korban dirujuk ke Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) dan dinyatakan meninggal pada saat di perjalanan.
Setelah mengetahui korban meninggal anggota reskrim polsek plaju langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku yang bernama Ferdinand Mukti dan Sony Wijaya berikut barang bukti sebilah pedang.#osk

x

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Ajak Mahasiswa KOSGORO Terapkan Semangat Solidaritas

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, hasil survey Lembaga Riset CESPELS (Center for Social, Political, Economic and Law ...