Hj RA Anita Noeringhati: Perketat Perbatasan Sumsel

23

BP/IST
Hj RA Anita Noeringhati

Palembang, BP

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati meminta kepada Gubernur Sumsel segera membuat surat edaran kepada kabupaten kota yang menjadi pintu gerbang masuk ke Sumsel.
“ Bahwa pengetatan masuk ke Sumsel itu harus diperkuat, tidak hanya yang masuk Sumsel itu hanya diperiksa dengan Thermo gun, apapun namanya tetapi harus dilakukan scrining, kalau kira-kira dalam riwayatnya dia perlu diisolasi itu segera dikirimkan ke rumah sakit kabupaten kota itu, itu harus diperkuat dengan TNI Polri, kita memberikan operasional kepada TNI dan Polri dalam pengamanan perbatasan-perbatasan wilayah,” katanya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/4).
Selain itu DPRD Sumsel mendorong Pemprov Sumsel memberikan sharing dana kepada kabupaten dan kota yang menjadi daerah perbatasan.
“ Kalau ada masyarakat yang mau masuk ataupun siapapun masuk ke Sumsel, diduga dia ODP, itu harus segera di isolasi, sehingga itulah perlu sharing dana dari provinsi ke kabupaten kota,”katanya sembari mengatakan dana awal penanganan Covid-19 di Sumsel sebesar Rp120 miliar.
Konsekuensinya menurut politisi Partai Golkar ini, Pemprov Sumsel harus mengurangi anggaran-anggaran yang tidak begitu urgen termasuk proyek-proyek.
“ Jangan SPPD kami dewan siap sudah dipotong, kita enggak masalah itu, itu harus seimbang, karena kita belum tahu penanganan covid-19 ini sampai kapan, kita berharap segera berlalu masalah covid-19, yang kita prihatin dari hari-kehari semakin nambah sehingga perlu pengetatan wilayah,” katanya.#osk