Home / Headline / Teh Secang, Teh Orang Palembang Zaman Dulu

Teh Secang, Teh Orang Palembang Zaman Dulu

BP/DUDY OSKANDAR
sejarawan Sumsel Kemas Ar Panji menunjukkan minuman teh secang, Sabtu (28/3).

Palembang, BP

Teh Secang adalah minuman khas masyarakat Sumatera Selatan yang bahan utama dibuat dari serutan/potongan kayu Secang (Batang Secang). Bagi yang menyukai manis tentu bisa ditambahkan gula dan bagi tidak suka bisa diminum tanpa gula seperti teh campa (teh tawar).

Selain itu ada juga sebagian masyarakat Sumsel menjadikannya minuman teh herbal.

Dalam pengolahannya kayu Secang digodok bersama bahan rempah-rempah yang ada seperti Kayu Manis, Cengkeh, dan cabe Jawa, serta bahan lainnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Teh herbal secang ini berkhasiat sebagai bahan penghangat tubuh juga menjadi obat-obatan tradisional seperti masuk angin, anti body, mual, kembung dan lainnya.

Bagaimana cara membuatnya? cukup gampang cukup masukan serutan/atau potongan batang secang bersama kayu manis, cengkeh, dan cabe Jawa.

Lalu rembus sampai air mendidih dan air rebusan berubah warna berwarna merah. Bisa ditambahkan gula batu bagi yang menginginkan rasa manis.

“Maka jadi deh, Teh “Herbal” Secang dari Palembang Darusaalam, “ kata sejarawan Sumsel Kemas Ar Panji, Sabtu (28/3).

Sementara itu , kandungan bahan aktif dalam kayu secang dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit kulit, diare, hingga disentri.

Berikut manfaat kayu secang untuk kesehatan tubuh, seperti dikutip dari artikel yang ditulis oleh Shrishailappa Badami dan rekannya dari J.S.S Collage of Pharmacy.

1. Anti Tumor
Salah satu manfaat kayu secang yang sudah banyak diteliti adalah sifat antitumornya. Ekstrak air dari kayu batang secang dengan tambahan 50 persen etanol dilaporkan menghambat perkembangan sel tumor pada tikus lab.
Tumor adalah perkembangan jaringan sel yang tidak normal. Tumor ada yang bersifat jinak, tapi ada juga yang ganas dan bersifat kanker.

2. Anti Bakteri
Infeksi bakteri adalah salah satu penyebab penyakit menular yang paling umum. Nah, salah satu manfaat kayu secang menurut beberapa penelitian adalah meningkatkan kerja sistem imun tubuh untuk melawan berbagai jenis bakteri.
Potensi manfaat kayu secang untuk melawan bakteri diketahui muncul ketika air secang ditambahkan dengan etanol 95 persen sebagai pelarut minyak esensial.

3. Anti Radang dan Merangsang Sistem Imun
Berdasarkan penelitian, kayu batang secang dapat bersifat antiradang. Di antara 130 obat-obatan herbal yang diuji, kayu secang menjadi bahan obat herbal yang bisa mencegah penghambatan aktivitas hyaluronidase, yaitu protein yang dirancang secara genetik untuk menyebabkan peradangan.

4. Menurunkan Gula Darah dan Menjaga Kesehatan Hati
Pada sebuah penelitian, ekstrak kayu secang dapat meningkatkan metabolisme glukosa pada tikus degan hipoglikemia. Hipoglikemia adalah kondisi saat kadar gula dalam tubuh berada di bawah normal. Selain itu, senyawa brazilin juga dipercaya melindungi dan menjaga fungsi hati agar terus sehat.#osk

x

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Ajak Mahasiswa KOSGORO Terapkan Semangat Solidaritas

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, hasil survey Lembaga Riset CESPELS (Center for Social, Political, Economic and Law ...