Ultimate magazine theme for WordPress.

Persaingan Pilkada Muratara dan OI Di Prediksi Keras

BP/ISTPengamat sosial , Bagindo Togar BB

Palembang, BP

Salah satu panelis pemaparan visi dan misi yang digelar DPD Partai Demokrat Sumsel di Hotel Harper Palembang, Minggu (8/3) Bagindo Togar menilai Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang dinilai persaingannya dalam pilkada tahun ini akan keras dan ketat.
“ Misalnya ketidakpuasan tinggi maka ada orang lain berusaha berbuat lebih baik tapi itu paling nyata terjadi di Muratara dan OI, itu ada disharmonisasi diakibatkan pembagian wewenangan, pembagian kekuasaan dan hasil kinerja pemerintahan disana dianggap oleh wakil tidak puas dan calon-calon dari ASN berani tampil seperti kepala Bapeda, BKD, Kehutanan , berani muncul itu membalelo atasannya itu luar biasa, artinya enggak bagus pemerintahan disana, Ogan Ilir ada aspek historis bahwa menganggap ada tidak dipatuhi atau ada yang berselingkuh dalam kemenangan kemarin sekarang menjadi lawan,” katanya.
Dia menghimbau partai lain jangan meniru apa yang dilakukan Partai Demokrat dengan melakukan paparan visi dan misi calon kepala daerah di Sumsel.
“ Ini proses edukasi yang baik dan ini sebagai etalase makanan dimana kita dihidangkan berbagai macam makanan pilihan dan minuman yang masyarakat berhak lihat, siapa layak memimpin suatu daerah, dengan etalase terbuka seperti ini dan melibatkan publik ini artinya demokrat dengan cara seperti ini memberikan sumbangsih, ini tontonan yang bagus, ada etalase untuk pemimpin, jangan ragu partai lain dan jangan malu meniru partai Demokrat ini,” katanya.
Selama ini dia melihat banyak partai ujuk-ujuk melakukan fit and profer test calon kepala daerah tertutup tahu-tahu sudah ada calon sehingga bagaimana masyarakat melihat kredibilitas calon kepala daerah tersebut dan bagaimana melihat integritas, akseptabilitas calon kepada daerah terhadap publik.
“ Jadi apa yang telah dilakukan Partai Demokrat ini jangan seremoni saja dan harus konsisten,” katanya.
Selain itu melihat 25 persen bakal calon kepala daerah (Bacakada) baru yang mengikuti pemaparan visi dan misi yang digelar DPD Partai Demokrat Sumsel menurutnya layak menjadi calon kepala daerah.
“ Tapi dari petahana rata-rata memadailah, “ katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...