Home / Headline / 2 Bandar Narkoba di Banyuasin Menangis

2 Bandar Narkoba di Banyuasin Menangis

BP/IST
Dua bandar narkoba, Dedek Mulyono alias Bolot (37 ) dan Sumadi alias Madi (30 ), menangis karena harus mendekam di penjara .

Palembang, BP

Dua bandar narkoba, Dedek Mulyono alias Bolot (37 ) dan Sumadi alias Madi (30 ), menangis karena harus mendekam di penjara .
Bolot warga Jalan Suka Makmur Kelurahan Air batu Kecamatan TaIang Kelapa Banyuasin dan Madi Warga Talang Bungin Kelurahan Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, ditangkap di Desa Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Sabtu (7/3) pukul 22.00.
Kedua pelaku mengaku menyesal sudah menjadi bandar narkoba ketika ditangkap polisi.
Keduanya ditangkap ketika akan mengantarkan barang pesanan orang yang akan membeli narkoba jenis sabu.
“Baru 3 bulan, seminggu habis setengah kantong. Aku dapat upah dari bos Rp 500 ribu dan untung Rp 1 juta. Aku tidak ada pekerjaan, makanya mau jadi bandar,” kata Bolot sambil menangis, Senin (9/3).
Bolot juga mengaku, ia tergiur dengan upah dan keuntungan yang ditawarkan bos tempatnya mengambil sabu.
Terlebih juga bisa menggunakan sabu secara gratis.
Sedangkan tersangka Madi mengaku, dirinya baru ikut pertama kali menjadi kaki dari si Bolot.
Namun ketika baru ikut dirinya malah tertangkap polisi bersama Bolot.
“Baru pertama kali, untung belum dapat sudah ditangkap polisi. Masuk penjara lagi,” katanya sambil menangis.
Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Kompol Masnoni menuturkan, kedua tersangka ditangkap saat pihaknya melakukan razia di Desa Pangkalan Benteng Banyuasin.
Melihat keduanya mencurigakan, langsung dilakukan pemeriksaan dan ditemukan dua paket kecil narkoba jenis sabu.
“Dari pengembangan, diamankan di rumahnya barang bukti sabu sebanyak lima paket, uang Rp 300 ribu, bungkus narkoba, timbangan digital, alat hisap dan barang bukti lainnya,” kata Masnoni.
Lanjut Masnoni, dari keduanya Polsek Talang Kelapa masih melakukan pengembangan untuk menangkap bandar besar penyuplai narkoba terhadap kedua tersangka.
“Keduanya ini bandar, kamu masih melakukan pengembangan untuk menangkap bandar yang memasok barang kepada keduanya,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Pabrik Aspal Karet Muba Salah Satu Kontribusi Nyata Pulihkan Ekonomi Nasional di Masa

Masa Depan Petani Karet Sumsel Diharapkan lebih Sejahtera Sekayu, BP–Kegelisahan petani karet akibat harga yang terus anjlok akhirnya ditemukan solusinya ...