Home / Headline / Curi Motor Tetangga, Rizky Dijebloskan ke Penjara

Curi Motor Tetangga, Rizky Dijebloskan ke Penjara

BP/ist
Rizky Nur Ahmad, warga Jalan Sentosa Lorong Srilaya 6 Plaju, diamankan anggota Unit Pidana Umum Polrestabes Palembang, Sabtu dini hari (7/3).

Palembang,BP

Rizky Nur Ahmad, warga Jalan Sentosa Lorong Srilaya 6 Plaju, diamankan anggota Unit Pidana Umum Polrestabes Palembang, Sabtu dini hari (7/3).
Dia ditangkap polisi karena terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor yang dia lakukan pada Jum’at  (6/3), sekitar pukul 01.30 Dalam melancarkan aksi, Rizky melakukannya bersama temannya, A (DPO).
Yang menjadi korban keduanya, tidak lain ialah tetangga Rizky sendiri, Muhammad Haris Munandar (50), warga Jalan Sentosa, Lorong Sri Raya 9, Kelurahan Plaju, Kecamatan Plaju Palembang.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, melalui Kasubnit Pidum, Ipda Andrian, mengatakan pelaku dalam melakukan aksinya ini tidak sendirian melainkan bersama temannya yang masih dalam buruan petugas. Pelaku sendiri, diamankan petugas tanpa adanya perlawanan dan langsung digiring ke Polrestabes Palembang.
“Pelaku melakukan aksi bersama temannya A, di mana pelaku memiliki peranannya masing-masing dalam melakukan aksi tersebut. Ada yang melihat kondisi, sedangkan yang satunya melakukan eksekusi,” katanya.
Usai mendapatkan motor milik korban yang terparkir di halaman rumahnya, kedua pelaku kemudian membuka pintu pagar rumah korban dan mendorong motor Honda Supra X dengan nomor polisi BG 5075 AJ.
Namun ketika para pelaku membuka pintu pagar, spontan korban bangun dan melihat dari jendela kedua pelaku sedang mendorong motor miliknya, yang sebelumnya di parkirkan di halaman rumah. Lalu korban langsung berteriak dan mengejar pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri.
Dari tangan pelaku, Ipda Andrian mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Supra X tahun 2004 warna hitam biru BG 5075 AJ milik korban, dan satu unit motor Suzuki Smash warna Biru hitam milik pelaku dalam melakukan aksinya.
“Atas ulahnya ini pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama lima tahun,” tegasnya.
Sementara pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan aksi curanmor bersama temannya berinisial A. “Saya memang melakukan aksi curanmor bersama teman saya itu, tapi untuk keberadaannya sekarang saya tidak tahu,” katanya.

Rizky Nur Ahmad, warga Jalan Sentosa Lorong Srilaya 6 Plaju, diamankan anggota Unit Pidana Umum Polrestabes Palembang, Sabtu dini hari (7/3).
Dia ditangkap polisi karena terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor yang dia lakukan pada Jum’at kemarin (6/3), sekitar pukul 01.30 Dalam melancarkan aksi, Rizky melakukannya bersama temannya, A (DPO).
Yang menjadi korban keduanya, tidak lain ialah tetangga Rizky sendiri, Muhammad Haris Munandar (50), warga Jalan Sentosa, Lorong Sri Raya 9, Kelurahan Plaju, Kecamatan Plaju Palembang.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, melalui Kasubnit Pidum, Ipda Andrian, mengatakan pelaku dalam melakukan aksinya ini tidak sendirian melainkan bersama temannya yang masih dalam buruan petugas. Pelaku sendiri, diamankan petugas tanpa adanya perlawanan dan langsung digiring ke Polrestabes Palembang.
“Pelaku melakukan aksi bersama temannya A, di mana pelaku memiliki peranannya masing-masing dalam melakukan aksi tersebut. Ada yang melihat kondisi, sedangkan yang satunya melakukan eksekusi,” katanya.
Usai mendapatkan motor milik korban yang terparkir di halaman rumahnya, kedua pelaku kemudian membuka pintu pagar rumah korban dan mendorong motor Honda Supra X dengan nomor polisi BG 5075 AJ.
Namun ketika para pelaku membuka pintu pagar, spontan korban bangun dan melihat dari jendela kedua pelaku sedang mendorong motor miliknya, yang sebelumnya di parkirkan di halaman rumah. Lalu korban langsung berteriak dan mengejar pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri.
Dari tangan pelaku, Ipda Andrian mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Supra X tahun 2004 warna hitam biru BG 5075 AJ milik korban, dan satu unit motor Suzuki Smash warna Biru hitam milik pelaku dalam melakukan aksinya.
“Atas ulahnya ini pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama lima tahun,” tegasnya.
Sementara pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan aksi curanmor bersama temannya berinisial A. “Saya memang melakukan aksi curanmor bersama teman saya itu, tapi untuk keberadaannya sekarang saya tidak tahu,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

KPK Selenggarakan Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi Secara Daring

Jakarta, BP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Pusat Edukasi Antikorupsi membuka pendaftaran Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi secara daring. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan ...