Home / Headline / Maling Ban Tetangga Ditembak

Maling Ban Tetangga Ditembak

BP/ist
Firdaus (30), harus berurusan dengan pihak kepolisian Polrestabes Palembang, lantaran melakukan pencurian ban mobil Jazz milik tetangganya sendiri, Mariam Rahma (64).
 

Palembang, BP

Firdaus (30), harus berurusan dengan pihak kepolisian Polrestabes Palembang, lantaran melakukan pencurian ban mobil Jazz milik tetangganya sendiri, Mariam Rahma (64).
Warga Lorong Langgar, Kelurahan Talang Kerangga, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang itu, ditangkap anggota Tim Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang di kediamannya, Kamis (5/3) sekitar pukul 09.00.
Namun saat akan diamankan, pelaku mencoba kabur dari kejaran anggota Tekab 134 yang dipimpin langsung Kanit Tekab, Iptu Tohirin. Sehingga diberikan tindakan tegas dengan menembak kaki kanan pelaku hingga tersungkur ke tanah.
“Pelaku kita amankan di rumahnya, tapi saat diamankan pelaku mencoba kabur sehingga kita memberikan tindakan tegas dan terukur,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, melalui Kanit Tekab, Iptu Tohirin.
Dia mengatakan, sebelum dibawa ke Polrestabes Palembang, pihaknya terlebih dahulu membawa pelaku ke Rumah Sakit untuk mengangkat timah panas yang bersarang di kaki kanan pelaku.
Untuk diketahui, pelaku diamankan lantaran terlibat pencurian bersama IW (DPO) pada 23 Desember 2019 lalu sekitar pukul 03.30 WIB, di mana korban merupakan tetangganya sendiri.
Namun saat akan melakukan pencurian ban mobil milik korban, aksi pelaku ketahuan sehingga motor yang digunakan pelaku, yakni Yamaha Mio J dengan nomor polisi BG 4857 ZD bersama satu ban yang sudah dilepas dari mobil, ditinggalkan begitu saja di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itu pelaku kabur lantaran pelaku takut dihakimi massa.
“Kemudian korban melaporkan kejadian ke SPKT Polrestabes Palembang. Dari laporan itulah anggota kita melakukan penyelidikan dan penyidikan. Sehingga berhasil mengamankan satu pelaku,” katanya.
Sedangkan untuk satu pelaku yang masih buron, lanjut Tohirin, bahwa pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku berinisial IW. “Kita sudah mengantongi identitas pelaku, sehingga kita harapkan pelaku menyerahkan diri,” jelas dia.
Pelaku Firdaus mengaku hanya diajak oleh temannya IW, untuk melakukan pencurian ban milik tetangganya itu. “Saya dipaksa untuk ikut melakukan pencurian ban mobil. Tugas saya hanya melihat kondisi sekitar, IW yang eksekusi,” ujarnya.
Setelah mendapatkan satu ban mobil senilai Rp1,5 juta, dia menjelaskan ia bersama IW ketahuan sehingga korban berteriak maling dan seketika warga berdatangan. “Ban itu tinggal kami naikan ke motor saja tapi ketahuan korban. Kami takut diamuk massa, jadi terpaksa meninggalkan motor serta ban yang telah dilepas dari mobil,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

RAPBD 2021 Sumsel Rp10,8 Triliun, Pengamat Ekonomi Ingatkan Hal Ini Ke Pemprov Sumsel

Palembang, BP DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan  nota kesepakatan  bersama  antara Pemerintah Provinsi Sumsel  ...