Home / Headline / Oknum LSM Peras Kepala Sekolah MTS Negeri 1 Palembang

Oknum LSM Peras Kepala Sekolah MTS Negeri 1 Palembang

BP/IST
Anggota provos Polda Sumsel meringkus oknum LSM saat memeras Kepala Sekolah MTS Negeri 1 Palembang. Oknum LSM bernama Harry itu ditangkap di lingkungan sekolah, Rabu (4/3) sekitar pukul 14.00.

Palembang, BP

Anggota provos Polda Sumsel meringkus oknum LSM saat memeras Kepala Sekolah MTS Negeri 1 Palembang.
Oknum LSM bernama Harry itu ditangkap di lingkungan sekolah, Rabu (4/3) sekitar pukul 14.00.
Harry yang mengaku dari Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Media Sumsel ini, ditangkap setelah menerima uang yang dimintanya dari Kepsek MTS Negeri 1 Palembang.
Ia tidak berkutik, ketika diamankan anggota Provost bersama barang bukti senilai Rp 3 juta.
Sebelum melakukan pemerasan Harry, terlebih ia mengirimkan SMS pengancaman.
Dalam SMS yang dikirimnya bertuliskan ” Selamat Siang Pak Tugiono saya Harry dari Aliasnsi LSM dan Media Sumsel, mohon waktu untuk berbicara/ klarifikasi tentang dugaan pungli atau sumbangan non sukarela di sekolah bpk,kalo tidak di respon akan kita naikan ke ranah hukum,bls,”.
“Aku tidak memaksa kalau tidak ada klarifikasi beri seiklasnya saja untuk dana operasional seperti uang bensin jadilah,” kata Harry saat diamankan di Polda Sumsel.
Menurutnya, memang ia mengirimkan SMS sebanyak dua kali yakni kemarin dan hari ini.
Tetapi ia mengungkapkan tidak ada unsur pemaksaan mengenai permintaan uang terhadap Kepsek MTs Negeri 1 Palembang.
“Tidak ada pemaksaan untuk meminta uang, aku cuma silahturahmi saja ,” katanya

Sedangkan Kepala Sekolah MTSN 1 Tugiono menuturkan, ia tidak merasa melakukan hal dituduhkan dari SMS yang dikirim pelaku.
Sehingga Tugiono pun konsultasi kepada pihak komite sekolah.
Terlebih, pelaku akan datang dan meminta uang sebesar Rp 3 juta.
“Saya merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan pelaku. Pelaku juga mengancam akan membawa ke ranah hukum,” katanya.
Karena hal tersebut, lanjut Tugiono memutuskan untuk berkonsultasi dengan ke Komite sekolah.
Dari hasil koordinasi, maka sepakat pelaku di beri uang tapi hanya Rp 2 juta.
“Waktu dia datang uang sudah dimasukkan dalam amplop dan langsung diberikan ke dia. Namun aku sudah melaporkan kejadian ini bagian penasehat sekolah yang kebetulan seorang anggota Polisi di Polda Sumsel. Saat pelaku datang dan menerima uang langsung diamankan penasehat sekolah,” katanya.
Sementara itu, Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi membenarkan sudah mengamankan pelaku.
“Saat ini masih di mintai keterangan terhadap kasus tersebut,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Pran Tewas Terbunuh

Palembang, BP Pembunuhan terjadi di Jalan Meranti (PU I), Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (28/10). Adapun korbannya Pran ...