Home / Headline / Festival Seguntang 2020 Sukses, Forwida Sumsel Kedepan Gelar Kegiatan Lokal Hingga Internasional

Festival Seguntang 2020 Sukses, Forwida Sumsel Kedepan Gelar Kegiatan Lokal Hingga Internasional

BP/IST
Ketua Umum Forwida Provinsi Sumsel Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, MT saat menyerahkan hadiah kepada sejumlah pemenang dalam lomba yang di gelar dalam Festival Seguntang 2020

Palembang, BP

Selama tiga hari yaitu dari tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2020, Festival Seguntang 2020 yang digelar di Bukit Seguntang Palembang oleh Forum Pariwisata dan Budaya (Forwida) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berlangsung dengan sukses.

Akhirnya Festival Seguntang 2020 akhirnya resmi ditutup oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan (Sumsel) Aufa S. Sarkomi, Minggu, (1/3) setelah sebelumnya juga digelar pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan.

Hari terakhir Festival Seguntang 2020, panitia mengajak seluruh pengurus Forwida Sumsel dan masyarakat umum ikut City Tour yang diawali di seputaran Bukit Seguntang dan dilanjutkan ke arah rumah limas di Jalan Demang Lebar Daun, Komplek Pemakaman Ki Gede Ing Suro, Kawah Tengkurep, dan perjalanan berakhir di rumah adat Kesultanan Palembang Darussalam dan mengikuti kegiatan Milad yang ke-354 dan 17 tahun kebangkitan KPD di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam, Minggu (1/3) sekaligus dan peluncuran buku Hikayat Palembang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan (Sumsel) Aufa S. Sarkomi mendukung program yang dilakukan Forwida Sumsel.

“ Ini baru setahun bae, kata ibu Diah masih dalam kondisi sederhana dengan biaya yang nekat tapi terlaksana, dengan nekat bae lah bagus, apalagi direncanakan dengan baik dari jauh hari,” katanya.

BP/IST
Suasana penutupan Festival Seguntang 2020, Minggu (1/3).

Pihaknya berharap kerjasama pemerintah daerah dan Forwida Sumsel dalam membangun kepariwisataan dan kebudayaan di Sumsel karena khususnya budaya salah satu misi Gubernur Sumsel yang kelima.

“ Bukit Seguntang sejarahnya, semua agama , lintas agama boleh memanfaatkan Bukit Seguntang karena jika dikaitkan dengan sejarah banyak, baik berhubungan dengan agama Islamnya ada, berkaitan agama Budha ada, Hindu juga ada, Kristen, Protestan juga ada, semua ada, termasuk budaya dan adat juga ada , bukan sampai di Sumsel bahkan sampai sejarah Melaka yang terkenal dengan sejarah Parameswara, Sejarah Singapura dengan Tumasiknya, jadi Bukit Seguntang memiliki sebuah magnet yang bisa menarik semua lintas agama dan lintas budaya,” katanya.

Ketua Umum Forwida Provinsi Sumsel Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, MT mengatakan, dengan modal nekat dalam waktu 1,5 bulan sejak rapat pertama dan dengan uang nol besar sampai akhirnya Festival Seguntang 2020 bisa terlaksana dengan baik.
Dia meminta maaf jika banyak kekurangan disana sini dalam pelaksanaan Festival Seguntang namun ini kali pertama dan kedepan akan dilakukan lebih baik dan lebih besar.

“ Kita akan maju terus dan tidak akan jalan ditempat,” katanya.
Diah juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Djayo Wikrama Fawaz Diradja, SH, Mkn karena selalu mendampingi Forwida Sumsel sejak awal mengadakan Festival Seguntang 2020.

“ Dan sampai saat ini beliau hadir terus ,” katanya sembari juga berterima kasih kepada juri dalam perlombaan di Festival Seguntang 2020 ini yang dinilainya sangat berkualitas.
Selain itu dalam Forwida Sumsel menurutnya terdiri dari banyak latar belakang seperti PNS, bisnis, wartawan, budayawan dan lain-lain.

“ Seguntang itu ternyata sangat Indah dan sarat akan sejarahnya,” katanya.

Setelah Festival Seguntang 2020, Forwida Sumsel akan menggelar seminar nasional , mengikuti pameran 17 Agustus , melaksanakan seminar Internasional mengenai jejak Cheng Ho dan Kesultanan Palembang Darussalam dan juga melaksanakan olimpiade Seguntang yaitu permainan anak-anak tradisional yang akan dilaksanakan Juni 2020.
Ketua panitia Festival Seguntang 2020 Rudy Herawan mengatakan, Festival Seguntang yang dilaksanakan dengan sejumlah perlombaan seperti lomba mewarnai, lomba menghias pempek, lomba pantun, lomba fotografi, lomba tembang batang hari sembilan dan lagu melayu.

Selain itu dilakukan pengukuhan Pengurus Forwida Sumsel dan penandatangan perangko Prisma edisi terbatas seri Festival Seguntang 2020, penampilan wayang Palembang.

Dihari terakhir kita melakukan City Tour dan perjalanan berakhir di rumah adat Kesultanan Palembang Darussalam dan mengikuti kegiatan Milad yang ke-354 dan 17 tahun kebangkitan KPD di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam, Minggu (1/3) sekaligus dan peluncuran buku Hikayat Palembang,” katanya sembari berterima kasih kepada semua sponsor dan pihak termasuk panitia yang mensukseskan Festival Seguntang 2020 ini.#osk

x

Jangan Lewatkan

Tiga Pelaku Pembacokan Dua Mahasiswa Di Kambang Iwak ditangkap

Palembang, BP Unit IV Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) pimpinan Kompol Zainuri menangkap ...