Home / Headline / Buronan Kasus Perampokan Ditembak Polisi

Buronan Kasus Perampokan Ditembak Polisi

BP/IST
Buronan polisi kasus perampokan, Sunaryo alias Bagong (38 ) ditangkap polisi saat keluar dari rumahnya itulah tepatnya di kawasan simpang Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, ia ditangkap oleh Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Senin (24/2) malam.

Palembang, BP

Buronan polisi kasus perampokan, Sunaryo alias Bagong (38 ) ditangkap polisi saat keluar dari rumahnya itulah tepatnya di kawasan simpang Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, ia ditangkap oleh Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Senin (24/2) malam.
Karena berupaya kabur ketika hendak ditangkap, polisi terpaksa menembak kaki buronan pelaku perampokan ini.
Menurut tersangka, perampokan yang dilakukannya bersama kawanannya dilakukan pada Sabtu (8/2/2014) sekitar pukul 02.00 lalu di Jalan Suka Makmur Simpang Korea RT 01 RW 01 Desa Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin.

“Tugas aku hanya mencongkel pintu pagar dan pintu masuk rumah. Ada beberapa kawan yang bawa senpi rakitan, tetapi lupa siapa saja yang bawa,” ungkap tersangka saat diamankan di Mapolda Sumsel, Minggu (1/3). Ketika beraksi, tersangka mengaku berjumlah delapan orang.
Ada yang membawa senpi rakitan dan ada yang membawa senjata tajam.
Namun, tersangka mengaku lupa apa saja yang mereka ambil.
Karena, ia hanya ikut merampok dan tidak ikut dalam menjual hasil rampokan dari rumah korban.

Tetapi, ia memperoleh uang dari hasil rampokan yang diberikan temannya.
“Selama buron, aku sama sekali tidak kabur kemana-mana hanya berada rumah. Dapat bagian hasil merampok kemarin lupa aku, tetapi sedikit. Uangnya juga sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi SIK menuturkan, tersangka yang diamankan ini merupakan pelaku perampokan.
Saat beraksi tersangka Bagong bersama tujuh teman lainnya menggunakan sajam dan senpi rakitan.
“Karena ketahuan korban, salah seorang pelaku menembak paha korban Kuswandi alias Acai (40).
Kawanan ini, setiap beraksi selalu menggunakan senjata api dan sejam.
“Para pelaku kabur dengan membawa barang-barang milik korban senilai Rp80 juta,” kata Suryadi.#osk

x

Jangan Lewatkan

Panca MY ‘Sentil’ Soal Pelayanan RSUD Tanjung Senai yang Buruk

# Banyak Warga Takut Berobat Iqndralaya, BP–Calon Bupati Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar MY ‘sentil’ soal pelayanan RSUD Tanjung ...