Home / Headline / Tito Karnavian: Dodi Bupati Inovatif, Programnya Sejalan Pemerintah Pusat

Tito Karnavian: Dodi Bupati Inovatif, Programnya Sejalan Pemerintah Pusat

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex, Lic Econ, MBA bersama Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur Sumsel Herman Deru.

Sekayu, BP  –Menteri Dalam Negeri Prof. H. Muhammad Tito Karnavian PhD, sudah lama mengenal Bupati Musi Banyuasin, Dr. H Dodi Reza Alex. Mantan Kapolri era Kabinet Presiden Jokowi periode pertama ini adalah sahabat lama Dodi. Tito pun selalu mengikuti pemikiran dan terobosan yang dibuat Dodi semasa DPR RI hingga jadi Bupati Muba.

Toh, sebagai sahabat Dodi, Tito masih saja surprise. Ia mengibaratkan pikiran dan ide Dodi selalu meluber.
” Karena Dodi ini punya pikiran yang visioner sekali. Bisa diibaratkan Kabupaten Muba ini hanya sekedar latihan bagi beliau. Orang seperti Dodi sangat dibutuhkan untuk skala nasional. Mudah-mudahan kedepan bisa lebih maju lagi, mengeluarkan ide-ide baru lagi untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Mendagri Tito, Jumat,(28/2/2020), di Sekayu.

“Mendengar paparan Bupati Muba tadi, saya kenal betul Dodi ini orang yang penuh inovasi, yang selalu bermimpi untuk maju, dan membuat pembaruan dan perkembangan terus. Terlihat dari pendidikannya juga sangat mendukung, gelar doktor yang baru didapat saya benar-benar takjub,” ujarnya.

Tito, tanpa sungkan menyebut Dodi sebagai dulur. “Mantab nian dulur sikok ni.” Mantab betul saudaraku satu ini.

“Apalagi sekarang sejak menjadi Bupati Muba begitu banyak inovasi yang dia hasilkan. Contohnya saja, sekarang ini masalah harga karet di pasar dunia sedang anjlok, namun di Kabupaten Muba justru telah menyiapkan inovasi aspal bercampur bahan karet. Ini tentu akan berdampak besar pada ekonomi masyarakat khususnya. Mantab nian dulur sikok ini sudah buat perubahan dan terobosan luar biasa,” tambah Tito.

Sebagai Kepala Daerah, Dodi tergolong pemimpin yang punya program sejalan dengan Pemerintah Pusat. Sejumlah inovasi yang dibuatnya sinkron dengan Pemerintah Pusat. Presiden RI memprioritaskan program penerapan Bahan Bakar Nabati, Muba pun sudah melakukan persiapan jadi.

“Nah di Muba menemukan produk Biofuel dari kelapa sawit, yang akan dibuat menjadi biodiesel, bahkan produk turunan dari sawit. Nah di Provinsi Sumsel penghasil sawit terbesar, bahkan jantungnya ada di Kabupaten Muba,” kata Tito.

Seperti diketahui, kedatangan Mendagri ke Muba tak lain karena dukungan Dodi atas program nasional, yang kali ini terkait kependudukan.
Mendagri mengatakan, pihaknya akan mendorong Pemkab/Pemkot seluruh Indonesia untuk memiliki mesin ADM. Sejak diluncurkan pada November 2019 lalu hingga saat ini, baru ada enam mesin ADM dibeli oleh empat pemerintah daerah (Pemda). Muba adalah kabupaten pertama di luar Jawa yang memiliki mesin ini. Daerah lain yakni Pemda Magetan, Pemda Tangerang Selatan, Pemda Wonogiri, dan Pemda Musi Banyuasin.

Diakui Tito, keberadaan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), Kabupaten Muba bisa lebih memaksimalkan dan mempermudah kebutuhan masyarakat, khususnya untuk mengurus kepentingan administrasi kependudukan (Adminduk) seperti KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran, dan lainnya.

Putra Sumsel ini juga menyebutkan, pelayanan publik yang maksimal tidak bisa dipisahkan dari keseriusan Kepala Daerah dalam mengkomandoi ASN berikan pelayanan terbaik kepada warga.

“Saya yakin kalau di Muba ini, Bupati-nya sangat konsen memberikan yang terbaik kepada warganya. Tentu hal ini harus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Tito.

Bupati Muba, Dr H Dodi Reza berterimakasih atas kesempatan Mendagri Tito Karnavian yang hadir langsung pada launching mesin ADM.

“Ini momen yang sangat berharga. Kami warga Muba sangat bangga mendapat kunjungan langsung dari Pak Mendagri, putra asli daerah Sumsel.”

“Pokoknya kalau sifatnya sudah mengedepankan kemudahan pelayanan terhadap masyarakat, Pemkab Muba akan berusaha selalu menjadi yang pertama dan terdepan,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan mesin ADM dapat mempercepat pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Sebelumnya juga kita sudah meluncurkan program tanda tangan elektronik, ini akan terus bertransformasi demi kemudahan warga Muba khususnya,” ulasnya.

Dodi menambahkan, bertahap keberadaan mesin ADM ini akan diperuntukkan di setiap kecamatan yang ada di Muba. “Untuk tahap ini, baru dua Kecamatan yang disiapkan. Namun ke depan mesin ADM ini akan disiapkan untuk setiap kecamatan di Muba,” terangnya.#arf

x

Jangan Lewatkan

Komisi I DPRD Sumsel Kunjungi KPID DKI Jakarta

Palembang, BP Pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  melakukan kunjungan kerja ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah ...