Home / Headline / Musda Golkar Sumsel Ditunda

Musda Golkar Sumsel Ditunda

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua SC (Steering Committee) Musda X DPD Partai Golkar Sumsel Periode 2020-2025, Hj RA Anita Noeringhati kepada wartawan, Jum’at (28/2) siang di Kantor DPD Golkar Sumsel.: Ketua SC (Steering Committee) Musda X DPD Partai Golkar Sumsel Periode 2020-2025, Hj RA Anita Noeringhati kepada wartawan, Jum’at (28/2) siang di Kantor DPD Golkar Sumsel.

Palembang, BP

Penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) ke-X DPD Partai Golkar Sumsel yang sebelumnya direncanakan akan digelar pada tanggal 29 Februari – 1 Maret 2020 resmi ditunda. Penundaan ini disampaikan langsung oleh Ketua SC (Steering Committee) Musda X DPD Partai Golkar Sumsel Periode 2020-2025, Hj RA Anita Noeringhati kepada wartawan, Jum’at (28/2) siang di Kantor DPD Golkar Sumsel.

“Pelaksanaan Musda X yang seyogyanya dilangsungkan pada 29 Februari hingga 1 Maret 2020 harus ditunda. Ini dikarenakan masih ada beberapa peraturan dari petunjuk pelaksanaan (juklak) Musda ini yang belum jelas. Sehingga Ketua Umum Partai Golkar memutuskan Musda ke X ditunda dengan surat resmi yang sudah kami terima per tanggal 28 Februari 2020,” katanya.

Dikatakan Anita sesuai keputusan DPP, musda akan digelar pada tanggal 4 Maret hingga 5 Maret 2020. Namun, untuk lokasi pelaksanaan Musda masih tentatif.

“Sebenarnya yang jadi permasalahan dari juklak ini sangat substansial tentang hak suara pada musda. Dimana sesuai aturan jumlah suara saat musda itu hanya 23 suara, namun pada juklak yang kami terima sebelumnya menjadi 32 suara. Karena ternyata disitu termasuk juga ada hak suara dari sayap partai dan organisasi masyarakat yang ada di Golkar mempunyai masing-masing satu suara. Itulah yang kita pertanyakan secara tertulis ke DPP,” katanya.

Setelah ada revisi kembali dari DPP, jumlah suara pada Musda ini kembali lagi menjadi 23 suara. Anita berharap tidak ada lagi perdebatan saat musda nanti digelar.

“Dari awal kami ingin musda ini berjalan secara demokrasi, seluruh peserta diberikan kesempatan. Oleh karena itu, kami ingin semua aturan pada musda kali ini harus sesuai dengan AD/ART sehingga tidak akan ada perdebatan nantinya. Jadi penundaan ini murni karena SC ingin lebih matang mempersiapkan musda, tanpa ada tekanan dari manapun,” tegas Anita.

Sementara, Wakil Ketua SC Musda X DPD Golkar Sumsel, Jamratul mengatakan pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Sumsel periode 2020-2025 ini resmi ditutup pada Jum’at (28/2) pukul 16.00

“Hingga saat ini baru ada 2 nama calon yang mendaftarkan diri ke panitia. Pertama, ada nama Dodi Reza Alex  yang merupakan Bupati Musi Banyuasin yang pendaftarannya dimandatkan melalui Fanny. Kedua, ada nama Andi Renaldi yang merupakan salah satu pengurus partai Golkar juga. Semua berkas dan formulir yang dibutuhkan sudah diserahkan kepada semua calon. Kami harapkan semua berkas bisa diserahkan di Paripurna VII pada Musda ke-X nanti tanggal 4 Maret,” ujarnya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Baca Puisi Akan Masuk Dalam Kegiatan Extrakulikuler di Sumsel

Palembang, BP Dalam rangka  hari puisi  Indonesia tanggal 26 Juli 2020 Sanggar Seni dan Budaya Teater Alam dan Museum Pahlawan ...