Home / Bisnis / Arab Saudi Stop Umroh Karena Wabah Corona, Holiday Angkasa Wisata Jadwal Ulang 1.000 Jamaah

Arab Saudi Stop Umroh Karena Wabah Corona, Holiday Angkasa Wisata Jadwal Ulang 1.000 Jamaah

Direktur PT Holiday Angkasa Wisata Dedi Suparman, ST

Palembang, BP–Sebanyak 1.000 calon jamaah umroh dari Tour and Travel Perusahaan Umroh dan Haji PT Holiday Angkasa Wisata yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Maret dan April terpaksa dijadwal ulang.

Pasalnya, Pemerintah Arab Saudi memutuskan stop umroh dari dari negara-negara Timur Tengah termasuk Indonesia untuk mengantisipasi tersebarnya wabah virus corona.

Direktur PT Holiday Angkasa Wisata Dedi Suparman, ST mengatakan bahwa memang sejak kemarin dini hari pihak Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan larangan umroh sementara.

“Jadi ada sebanyak 1.000 jamaah yang keberangkatan bulan Maret dan April kita jadwal ulang. Kemarin banyak jamaah yang merespon dan komunikasi langsung ke kami terkait pengumuman Pemerintah Arab Saudi, dan banyak jamaah mengerti,” ujar Dedi Suparman, Jumat (28/2).

Ia menambahkan bahwa dari 1.000 jamaah yang dijadwal ulang tersebut awalnya akan berangkat pada tanggal 3, 4,9,16,17, dan 30 Maret serta 5, 6, 7, 14, 21, 27, 29, dan 30 April.

Pihaknya masih menunggu informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi tentang penangguhan larangan umroh ini sampai kapan. Pasalnya, saat ini sudah terdaftar sekitar 6.000 jamaah untuk semua kloter sampai Desember 2020 nanti.

“Kabarnya cuma dua minggu. Makanya untuk periode yang di jadwal ulang Maret dan April sementara September, Oktober dan Desember 2020 masih jadwal tetap. Tapi kita tak mau mendahului, kita akan tetap tunggu info resmi dari Pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.

Disinggung mengenai kerugian, Dedi mengaku bahwa hal tersebut pasti ada dan itu menjadi resiko perusahaan agar bagaimana tetap melayani jamaah untuk ke Tanah Suci. Baik itu kerugian tiket penerbangan atau hotel yang telah dipesan.

Pihaknya menambahkan bahwa saat ini ada 100 jamaah dari Holiday Angkasa Wisata yang sedang berada di Mekkah karena mereka sudah diberangkatkan kemarin dari Palembang ke Madinah. Dari 100 jamaah di Madinah sempat ada kendala menuju Mekkah tapi karena dibantu Kemenlu dan memang yang sudah terbang menuju Madinah akhirnya bisa ke Mekkah.

“Kemarin itu yang tidak boleh itu yang transit ada dari Singapura, Malaysia, Abu Dhabi dan lainnya. Kita kemarin dari Palembang langsung menuju Madinah dan mereka saat ini sedang ibadah di Mekkah. Kalau sekarang tidak boleh total,” pungkasnya. #sug

x

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Ajak Mahasiswa KOSGORO Terapkan Semangat Solidaritas

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, hasil survey Lembaga Riset CESPELS (Center for Social, Political, Economic and Law ...