Ultimate magazine theme for WordPress.

Tersangka Curanmor Ditangkap

BP/IST
Tersangka Muhammad Riduwan (25) warga Sutan Syahril Lorong Teratai Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT 2 Palembang ini harus berurusan dengan polisi lantaran banyak melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) terakhir tersangka beraksi di Jalan Bambang Utoyo Lorong Sianjur 3 Kelurahan 5 Ilir Kecamatan IT 2 Palembang, Sabtu (8/2) lalu.

Palembang, BP

Tersangka Muhammad Riduwan (25) warga Sutan Syahril Lorong Teratai Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT 2 Palembang ini harus berurusan dengan polisi lantaran banyak melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) terakhir tersangka  beraksi di Jalan Bambang Utoyo Lorong Sianjur 3 Kelurahan 5 Ilir Kecamatan IT 2 Palembang, Sabtu (8/2) lalu.
“Aku pikir, kalau ambil motor anak autis atau yang tidak melawan, lebih mudah. Ketimbang aku curi motor pakai kunci liter T,” katanya ketika diamankan di Polsek IT 2 Palembang, Selasa (25/2).
Dalam beraksi, tersangka selalu sendiri.
Sasarannya juga bukan orang jauh, melainkan masih anak-anak tetangga yang ia ketahui.
Setiap sore, tersangka selalu menunggu di depan lorong rumahnya.
Melihat ada anak tetangganya mengendarai sepeda motor, tersangka langsung memanggilnya dengan alasan meminta di antar.
“Ketika mendekat, anak itu langsung aku dorong hingga jatuh dari motor. Setelah itu, motornya langsung aku bawa kabur,” katanya.
Usai mendapatkan motor, biasanya motor langsung dibawa kepada seorang penadah motor curian. Motor tersebut dijualnya seharga kisaran Rp 1.5 juta sampai Rp 2 juta per unitnya.
Aksi tersangka berakhir, setelah ditangkap di Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Manggar Kecamatan IT 2 Palembang, Minggu (23/2) siang.
Dari pengakuan tersangka, uang hasil menjual motor habis digunakan untuk foya-foya, termasuk membeli narkoba.
Kapolsek IT 2 Palembang Kompol Rivanda menuturkan, tersangka ini ditangkap setelah ada laporan dari orangtua korban.
Setidaknya, ada tiga laporan terhadap tersangka yang melakukan pencurian motor dengan sasaran anak autis atau remaja.
“Ketika ditangkap, tersangka ini awalnya tidak mengaku. Setelah kami mengubungi orangtua korban dan menunjukan wajahnya, korban yang ditunjukan wajah tersangka masih mengenalinya,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...