Ultimate magazine theme for WordPress.

Penjual Tuak dan Pelaku Parkir Liar Disidang

BP/IST
Hakim Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Pengadilan Negeri Kota Palembang, Mangapul Manalu memutuskan, Erwin Sianturi, abid abdul gani, Andi, Yanto dan Mahdi bersalah karena telah menjual minuman keras jenis tuak Parkir Liar.

Palembang, BP

Hakim Tindak Pidana Ringan (Tipiring) Pengadilan Negeri Kota Palembang, Mangapul Manalu memutuskan, Erwin Sianturi, abid abdul gani, Andi, Yanto dan Mahdi bersalah karena telah menjual minuman keras jenis tuak Parkir Liar.
Kelima pelaku ini diamankan Team Hunter Sat Sabhara Polrestabes Palembang pada Januari 2020 lalu. Saat itu, Erwin kedapatan menjual tuak sehingga diamankan Team Hunter.
Dari tangan Erwin, petugas menyita 31 jerigen tuak masing-masing seberat 30 liter atau total sebanyak 930 liter. Dan keempat juri parkir diamankan diseputaran BKB.
Saat disidang, Erwin mengakui seluruh tuak yang dikemas dalam 31 jerigen itu miliknya.
Kepada Hakim Tipiring, Erwin mengaku menjual tuak untuk menambah pendapatannya yang berjualan makanan ringan dan minuman di warung miliknya.
“Berjualan tuak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Yang Mulia,” kata Erwin saat sidang Pengadilan Negeri Kota Palembang, Jumat (21/2).
Hakim menyebut jika Erwin terbukti melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang Nomor 11 Tahun 2006 tentang peredaran minuman keras.
“Apa yang dilakukan terdakwa, bertentangan dengan program pemerintah memberantas peredaran minuman alkohol tanpa izin,” kata Hakim Mangapul Manalu.
Hakim pun memutuskan Erwin terbukti bersalah setelah mendengarkan keterangan dua orang personil Team Hunter dan barang bukti 31 jeriken tuak.
“Berdasarkan fakta yang ada, terdakwa diputuskan bersalah dan dijatuhi hukuman membayar denda sebesar Rp 3 juta. Jika tidak, maka dijatuhi hukuman pidana penjara selama 2 minggu,” kata Hakim.
Sedangkan untuk ke empat pelaku juru parkir liar didenda 3 juta rupiah dan pidana 3 minggu.
“Bagaimana? Apakah terdakwa menerima keputusan ini?,” kata Hakim bertanya.
“Saya terima, Yang Mulia. Hukuman denda Rp 3 juta,” ujar Erwin dan ke empat juru parkir.
Terpisah, Kasat Sabhara Polrestabes Palembang, Kompol Sutrisno mengatakan, pihaknya akan terus memberantas peredaran minuman keras dan Juruparkir liar yang merupakan biang kejahatan.
“Termasuk terdakwa yang diputuskan bersalah ini. Kalau dia masih jual tuak dan parkir liar akan Kami tindak tegas,” kata Sutrisno.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...