Ultimate magazine theme for WordPress.

Ingin Jalan Provinsi Mulus, DPRD Sumsel Belajar Dengan Jateng

Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, (BM) Jawa Tengah (Jateng), Kamis (20/2).

Palembang, BP

Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, (BM) Jawa Tengah (Jateng), Kamis (20/2).
Ketua Komisi IV DPRD Sumsel MF Ridho mengatakan, kunjungan ke Dinas PU BM Jateng terkait pembangunan dan pemeliharaan jalan-jalan milik Provinsi Jateng yang dinilai berhasil sehingga jalannya bisa mulus dan tidak berlubang.
Hal ini berkaitan dengan  salah satu kebijakan Gubernur Sumsel bahwa jalan provinsi di Sumsel tidak boleh ada yang berlobang
“Kalau ado yang baik patut dicontoh supaya jalan provinsi kita tidak berlobang dan mulus,” kata politisi Partai Demokrat ini.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumsel terus mempercepat penyelesaian pengerjaan rehap ruas jalan provinsi. Untuk memastikan progres di lapangan, Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahya melakukan sidak ke sejumlah ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten OKI, OKU Timur dan OKU Selatan.
Rombongan Wagub melakukan peninjuan jalan provinsi di tiga Kabupaten bertetangga tersebut didampingi Kepala Dinas PUBM Sumsel Dharma Budi, Selasa (3/9).
Perjalanan dimulai dari ruas jalan simpang Penyandingan – hingga perbatasan OKU Timur – batas OKI – simpang Kepuh – Kurungan Nyawa – Martapura sampai simpang Muara Dua Kabupaten OKU Selatan.

Baca Juga:  SMB IV Officially Sent a Letter To The Minister Defence Prabowo Subianto, Asking BKB Fortress To Be Revitalized

Mawardi menegaskan, dari hasil tanjauannya nanti akan dilakukan evaluasi, jika ada kekurangan dana pengerjaan di lapangan maka akan dianggarkan kembali pada 2020 mendatang. Dengan target pada akhir 2020 semua ruas jalan provinsi di Sumsel rampung 100 persen.
“Saya berkeliling bersama Kadis PU akan melihat lebih jauh, kira-kira jalan provinsi masih butuh dana perbaikan atau tidak. Sebab target kita 2020 semua jalan provinsi rampung seluruhya,” katanya.
Dikatakannya, saat ini pihaknya tetap fokus dalam pengawasan pengerjaan, sedangkan terkait rencana penambahan alokasi dana sebagian akan dimasukan dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2019.
“Hasil tinjauan kita ruas jalan provinsi mulai simpang Penyandingan sampai simpang Muara Dua hampir selesai 100 persen, tinggal beberapa titik yang membutuhkan penanganan,” terangnya.
Untuk penambahan anggaran perbaikan jalan provinsi, Wagub secara khusus merinci pada pada ABT 2019 ada penambahan sebesar Rp140 miliar. Dana tersebut dilakukan jika ada ruas jalan yang mengalami keruskan.
“Penambahan ini untuk antisipasi kalau ada titik jalan yang longsor dan butuh penanganan dengan segera. Kita siapkan dananya lebih kurang Rp140 miliar di ABT 2019,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...