Ultimate magazine theme for WordPress.

Polda Sumsel Amankan Sabu Asal Timur Tengah Dan Tiga Kurir

BP/IST
Tiga kurir sabu sabu yang diamankan tersebut Adapun identitas ketiga tersangka yakni Alfian (33), Reza Fahlevi (32) dan Teuku Reza Johan Syah.

Palembang, BP

Tiga kurir narkoba yang mengedarkan sabu-sabu asal Timur Tengah di kota Palembang dibekuk Kepolisian Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel).
Tiga kurir sabu sabu yang diamankan tersebut Adapun identitas ketiga tersangka yakni Alfian (33), Reza Fahlevi (32) dan Teuku Reza Johan Syah.
Dari tangan ketiganya disita sabu-sabu seberat 1,09 kilogram dengan nilai ditaksir Rp 850 juta, uang Rp 900, tujuh unit handphone mereka ditangkap Sabtu 8 Februari 2020 didepan minimarket Jalan Radial, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.
“Untuk barang bukti, kemungkinan ini barang baru. Tapi kalau tersangkanya, saya kira ini pemain lama. Tapi semuanya akan kita dalami lagi,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi saat pres rilis tersangka dan barang bukti Rabu (12/2).

Baca Juga:  Palembang, Lahat Dan Mura Yang Baru Hasilkan PPKD

Ketiga tersangka terancam dijerat pasal 114 (2) Jo Pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Supriadi mengatakan, barang bukti sabu yang diamankan dari tiga tersangka diduga kuat berasal dari Timur Tengah hal ini dilihat dari kemasannya ada tulisan arab dan gambar pohon Palm ciri khas Timur Tengah.
“Sabu ini jenis baru di Indonesia yang diimpor langsung dari Timur Tengah. Jadi sabu ini bukan sabu lokal,”katanya didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu.
Saat ini lanjut Supriadi, Ditresnarkoba Polda Sumsel masih mempelajari dari mana sabu ini bisa masuk ke Palembang. Sudah tentu karena sabu ini berasal dari Timur Tengah tidak mungkin masuk lewat darat kemungkinan besar masuk melalui jalur udara ataupun.
“Yang inilah masih kami dalami mengapa sabu ini bisa sampai masuk ke Palembang khususnya dan Indonesia umumnya,” katanya.
Dikatakan Supriadi, aparat kepolisian pada prinsipnya tidak ada toleransi terhadap pelaku narkoba dan akan memberantas peredaran sampai ke akar akarnya. “Kami juga mengharapkan informasi dari masyarakat apabila mengetahui adanya peredaran narkoba untuk menginformasikannya kepada aparat kepolisian terdekat,” katanya.
Dari barang bukti sabu sebanyak 1090 gram yang berhasil disita setidaknya polisi khususnya Ditresnarkoba Polda Sumsel berhasil menyelamatkan enam ribu lebih orang dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Bisa dibayangkan berapa banyak remaja dan muda yang bisa diracuni oleh sabu jika sabu sebanyak 1090 gram ini tidak berhasil diungkap oleh Ditresnarkoba Polda Sumsel,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...