Home / Headline / Daerah Pusat Latihan Tempur Diresmikan Dankodiklat

Daerah Pusat Latihan Tempur Diresmikan Dankodiklat

Dankodiklat TNI AD Letjen AM Putranto saat meresmikan penataan ulang Puslatpur.

Baturaja, BP–Komandan Kodiklat (Dankodiklat) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) Letnan Jendral AM Putranto, SSos meresmikan penataan ulang daerah Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Brigade Tim Pertempuran yang berada diwilayah Martapura dan Baturaja, Selasa (11/2).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti batu besar di menara titik tinjau baru Puslatpur serta dilanjutkan dengan peninjauan lokasi latihan. Bahkan disela peresmian tersebut beberapa petinggi TNI AD seperti Pangdam II Sriwijaya mendapatkan penghargaan dari Dankodiklad.

Menurut Letjen AM Putranto, Puslatpur Kodiklat Angkatan Darat merupakan salah satu tempat latihan yang dimiliki Angkatan Darat untuk melaksanakan latihan Brigade Tim Pertempuran antar kecabangan. Sebelum diadakan penataan, daerah latihan Puslatpur ini kondisi medan latihannya kurang representatif karena di dalam sektor untuk manuver pasukan terdapat jalur rel kereta api yang digunakan untuk aktivitas masyarakat dan perusahaan batubara PT Bukit Asam. Sehingga apabila daerah latihan tersebut digunakan maka kegiatan masyarakat dan mobilisasi kereta api jadi terganggu.

Dijelaksannya, tahun 2018 telah diadakan Perjanjian kerjasama antara TNI AD dengan PT Bukit Asam Tbk dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) tentang Pemberian Bantuan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) mengenai relokasi dan penataan daerah latihan TNI AD di Puslatpur Kodiklatad Baturaja. Dimana pelaksanaan penataan daerah Puslatpur Kodiklat Angkatan Darat terdiri dari 3 paket yaitu, paket 1 yang dikerjakan oleh Kodam II/Swj, sedangkan paket 2 dan paket 3 dikerjakan oleh Kodiklat Angkatan Darat sesuai dengan prosedur pengadaan barang dan jasa meliputi pembangunan DP Brigade dan kecabangan, sarpraslat kecabangan, pekerjaan fasilitas menara tinjau serta sarana dan prasarana pendukung latihan.

“Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa proses pembangunan penataan daerah latihan Puslatpur Kodiklat Angkatan Darat telah terealisasi 100 persen sesuai dengan rencana. Untuk itu saya ucapan terima kasih kepada Pangdam II/Swj, Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk serta semua pihak yang telah membantu proses pembangunan penataan daerah latihan Puslatpur Kodiklat Angkatan Darat,” paparnya.

Dirinya menambahkan, ada beberapa keunggulan daerah latihan tempur setelah dilakukan penataan diantaranya, rahlat yang ada sekarang dapat mengakomodasi gerakan manuver tingkat Brigade Tim Pertempuran dengan lebih leluasa. Kedua, medan latihan dibuat se-ideal mungkin untuk pergerakan pasukan Infanteri dengan satuan mekanisnya, mulai dari pasukan Kavaleri dengan Tank, serta Satbanmin untuk membantu pergerakan pasukan depan.

Ketiga, medan latihan yang dipakai tidak lagi mengganggu aktivitas kereta api pengangkut batu bara sehingga dapat mensukseskan Ketahanan Energi Nasional. Serta yang keempat, adanya pembangunan menara tinjau yang lebih tinggi, sehingga dapat melihat rangkaian manuver pasukan secara keseluruhan. “Yang jelas adanya pembenahan medan latihan diarahkan untuk mengakomodasi segala doktrin pertempuran modern dari mulai Operasi Konvensional, Operasi Lawan Insurjensi, Operasi Pertempuran Kota, Operasi Perang Hutan dan operasi lainnya. Selain itu prajurit nantinya dapat lebih leluasa menggunakan peralatan yang modern seperti kendaraan tempur dan alutsista secara insidentil dapat digunakan untuk latihan bersama negara lain guna mewujudkan mutual trust dan respect yang menuju kepada TNI AD yang berkelas dunia,” katanya. #yan