Jambret HP Babak Belur Hajar Massa

6

BP/IST
Kapolsek Kemuning, AKP Robert P Sihombing

Palembang, BP

Andi warga Jalan Angkatan 66, Lorong Rawa Bening, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang, menjadi sasaran amuk massa, Minggu (9/2) sekitar pukul 12.15 di Jalan Rawa Jaya, Samping SMA Methodist. Andi gagal menjambret ponsel milik Slamet Widodo (19).
Kapolsek Kemuning, AKP Robert P Sihombing mengatakan, korban yang merupakan warga Jalan Mandi Aur, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning Palembang tengah dalam perjalanan pulang ke rumahnya.
Tiba-tiba korban saat itu mendapatkan telepon.
“Dalam perjalanan korban mendapat telepon dan berhenti di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sambil mengangkat telepon di atas motor,” ungkapnya.
Namun tiba-tiba dari belakang datang dua pelaku yakni Andi bersama temannya Yopi (DPO) langsung merampas ponsel korban.
Kemudian dikejar korban hingga kedua pelaku terjatuh dari motor dan langsung di amuk massa lantaran korban berteriak maling kepada kedua pelaku.
“Korban berteriak maling hingga mengundang warga dan menghajar pelaku Andi dan pelaku Yopi berhasil kabur,” katanya.
Nyawa Andi bisa diselamatkan oleh anggota Polsek Kemuning Palembang yang sedang melintas di TKP.
“Saat pelaku Andi dipukuli hingga babak belur, anggota kita mampu mampu memisahkannya dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke Polsek Kemuning,” katanya.
Sedangkan, pelaku Andi mengakui perbuatannya bersama Yopi, dimana telah melakukan penjambretan terhadap korban.
“Saya melakukan itu secara spontan lantaran melihat korban sedang memegang ponsel munculah niat untuk melakukan penjambretan tersebut,” katanya.
Namun aksi tersebut gagal lantaran dikejar korban sambil diteriaki maling hingga terjatuh.#osk

Baca:  Polisi Ciduk Raja Jambret Palembang