Ultimate magazine theme for WordPress.

DPR Nilai Pemerintah Lamban Sosialisasi Wabah Corona

Anggota DPR Kurniasih Mufidayati dan Syaifullah Tamliha dalam diskusi di ruangan wartawan DPR.

Jakarta, BP–Anggota DPR RI Kurniasih Mufidayati mengatakan, pemerintah lamban mensosialisasikan wabah virus corona sehingga meresahkan masyarakat. Karena itu terdapat 54 berita hoaks terkait corona tersebut yang menambah bingung masyarakat.
“Keterlambatan sosialiasi dan informasi virus corona itu membuat masyarakat di Kepulauan Natuna menolak 238 WNI dari Wuhan,” ujar Kurniasih di ruangan wartawan DPR Jakarta, Kamis (6/2).
Menurut Kurniasih, badan kesehatan dunia (WHO) pada 31 Januari sudah menetapkan status darutat corona atau Public Health Emergency of international Concern ( PHEIC). Itu berarti sudah warning sangat tinggi untuk pemerintah melindungi WNI di dalam maupun luar negeri.
“Harus diingat sumber penyebaran corona ini sebagai negara penyumbang devisa negara dan APBN, sehingga uang yang masuk dan beredar sangat memengaruhi devisa yang dibawa ke Indonesia,” kata Kurniasih.
Anggora DPR Syaifullah Tamliha mengatakan pemerintah tidak siap menangani wabah corona, sehingga menjadikan Pulau Natuna sebagai lokasi karantina atau observasi WNI dari Wuhan. Warga Kepulauan itu menolak keras karena tidak ada sosialisasi dari pemerintah.
“Seharusnya pemerintah mengelola dan memelihara pulau-pulau kecil untuk tempat darurat seperti kasus corona ini.#duk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...