Ultimate magazine theme for WordPress.

Demi Guru Honor, PGRI Palembang Minta Mendikbud Angkat Guru Honor Jadi PNS Sesuai Masa Pengabdian

Ketua PGRI Palembang Hasanuddin, SPd, MSi

Palembang, BP–Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palembang meminta Kemenpan RB bisa bijak mengambil keputusan soal nasib guru honor.

Hal tersebut langsung disampaikan Ketua Umum PGRI Palembang Hasanuddin, SPd, MSi, Kamis (6/1/2020).

Menurutnya, demi nasib guru di Palembang bahkan ada yang 20 tahun mengabdi belum diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka pihaknya meminta agar guru honor diangkag PNS berdasarkan masa kerja.

“Jadi mengenai isu guru honor akan dihapus itu kan yang benar adalah bukan dihapus sepenuhnya tapi diangkat secara berangsur. Nah, wacana Menpan RB itu kan diangkat berangsur tapi dites, kami ingin yang guru honor diangkat PNS tanpa tes tapi berdasarkan lama pengabdian atau masa kerja. Sedangkan yang tak masuk diharapkan bisa masuk P3K,” ujarnya.

Baca Juga:  Libur Sekolah, Komunitas Palembang Maju Gelar Khitanan Gratis

Menurutnya, mengenai isu penghapusan guru honor itu telah ia dapatkan sejak dua minggu lalu. Bahkan, untuk mengecek kebenarannya pihaknya sempat berkordinasi dengan rekan aktivis 98 yang saat ini menduduki bangku DPR RI.

Ia menjelaskan bahwa jika guru honor dihapus maka pendidikan akan lumpuh. Karena di Palembang kekurangan guru sampai 13.000. Bahkan ada sekolah di Palembang yang hanya dua guru PNS dan 10 sisanya honor semua. Apalagi sekarang di Palembang hanya ada 4.000 guru PNS dan tahun ini banyak yang masuk pensiun.

Baca Juga:  Guru Kimia MAN III Produksi Hand Sanitizer Tangkal Virus Corona

“Dan setelah saya telepon teman di DPR RI, beliau langsung konfirmasi ke Menteri (Mendikbud-red) ternyata isu penghapusan itu tidak benar, yang benar adalah diangkat PNS tapi berangsur. Selain itu juga yang benar adalah sekolah diminta jangan lagi menerima guru honor,” jelasnya.

Menurutnya, PGRI Palembang tetap berkomitmen agar guru honor bisa mendapatkan kehidupan yang layak apalagi perjuangan mengajar puluhan tahun yang belum diangkat PNS. #sug

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...