Ultimate magazine theme for WordPress.

Kakak Beradik Pelaku Curanmor Terkapar Ditembak Polisi

BP/IST
Berbekal rekaman kamera CCTV yang diperoleh di Masjid Al Ikhlas. Anggota Reskrim Polsek Kemuning akhirnya berhasil meringkus dua pelaku Curanmor milik Agustaram diparkiran masjid Al- Ikhlas Jalan Rawa Sari RT 027 RW 010 Kelurahan 20 Ilir D.II Kecamatan Kemuning Selasa (4/2).

Palembang, BP

Berbekal rekaman kamera CCTV yang diperoleh di Masjid Al Ikhlas. Anggota Reskrim Polsek Kemuning akhirnya berhasil meringkus dua pelaku Curanmor milik Agustaram diparkiran masjid Al- Ikhlas Jalan Rawa Sari RT 027 RW 010 Kelurahan 20 Ilir D.II Kecamatan Kemuning Selasa (4/2).
Dua pelakunya adalah kakak beradik tiri Holim Agus Saputra (19) dan Dedi Permana Wijaya (32). Keduanya diringkus di Jl Basuki Rahmad, Lorong Masjid (depan PTC) Palembang Rabu (5/2). Kaki kedua pelaku terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan saat ditangkap.
Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing mengatakan kedua tersangka merupakan pelaku Curanmor dihalaman masjid Al Ikhlas di Jalan Rawa Sari, Kecamatan Kemuning kemarin. Salah satu tersangka atas nama Holim Agus Saputra diketahui residivis dalam kasus yang sama.
“Tersangka Holim ditangkap di Polsek Ilir Timur II dalam kasus Curanmor. Yang bersangkutan dihukum setahun dua bulan. Ia baru tiga bulan lalu baru saja bebas menjalani hukuman. Hari ini kembali kami tangkap,” kata Robert di rumah sakit Bhayangkara Palembang Rabu (5/2).
Dikatakan Robert, kedua tersangka ditangkap berdasarkan rekaman CCTV yang didapat. Kebetulan tersangka Holim ditangkap masih memakai baju yang sama saat ia melakukan Curanmor. “Belum sampai 24 jam kedua tersangka berhasil kami tangkap. Namun pada saat mau kami tangkap ia melawan sehingga kami berikan tindakan tegas,” katanya.
Dari tangan tersangka polisi mengamankan kunci letter T yang digunakan tersangka untuk mencuri motor. Sedangkan sepeda motor yang berhasil dicuri tersangka masih dalam pencarian.
Dihadapan polisi, Holim mengaku aksi Curanmor yang ia lakukan merupakan yang kedua kalinya. Yang pertama ia pernah melakukan aksi yang sama di Jalan Seduduk Putih.
“Motor berhasil aku ambek ku jual sehargo duo juta samo wong di Seberang Ulu. Kalu motor yang aku ambek kemaren sudah aku jual jugo 1,3 juta. Due hasil jual motor aku habeske untuk main game poker dan beli sabu sabu,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...