“Mohon Doanya Agar Saya Selalu diberikan Kesehatan dan Bersama Rakyat Mewujudkan OKU MAJU”

8

BP/IST
Calon Bupati OKU, Hj Sumaiyah saat menyalami anggota Barisan Pemuda Lengkiti Bersatu beberapa waktu lalu

Baturaja, BP

Perkembangan politik menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020-2025 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) semakin dinamis. Berbagai partai politik (parpol) sudah mulai membuka pendaftaran untuk menjaring calon bupati maupun calon wakil bupati yang sesuai dengan marwah partai dan kepentingan rakyat.

Dengan kondisi politik tersebut, Bakal Calon Bupati (Bacalon) OKU, Dra. Hj.  Sumaiyah, MZ., MM tetap santai menanggapi sejumlah bakal calon bupati yang mulai mendaftarkan diri untuk dapat diusung maju dalam Pilkada OKU yang akan diselenggarakan 23 September 2020.

Baca:  Pemkab OKU Kembali Rekrut CPNS dan P3K Tahap II

Tokoh Sumatera Selatan asli Lengkiti ini tetap berkeyakinan bisa ikut dalam kontestasi politik tersebut. Hanya saja, wanita yang sukses meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) saat menjabat Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Palembang era Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra, belum mau membeberkan beberapa parpol yang akan mengusungnya pada pilkada tersebut.

“InsyaAllah kita diusung lima parpol dan ada beberapa parpol juga bisa ikut bersama kami untuk mensukseskan tagline kami OKU MAJU. Komunikasi kami dengan lima parpol tersebut sudah mendekati kata final. Mohon doanya agar saya selalu diberikan kesehatan dan bersama rakyat mewujudkan OKU MAJU,” ujarnya.

Baca:  Berusaha Kabur, Dua Bandit Dihadiahi Timah Panas

Seperti diketahui, Bacalon Bupati OKU, Sumaiyah mengusung jargon OKU Maju. Dengan jargon tersebut, Sumaiyah berkeinginan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tetap memaksimalkan potensi dalam membangun kabupaten OKU.

Oleh sebab itulah, alumni Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Negeri Baturaja yang kini berubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Baturaja ini mengajak kepada seluruh masyarakat OKU dari berbagai lapisan masyarakat, kelompok suku, agama dan ras, baik yang berdomisili di OKU dan yang tinggal di rantauan agar selalu menjaga keharmonisan, kedamaian di wilayah kabupaten OKU.

Baca:  Nota Keuangan dan RAPBD OKU Perubahan 2019 Disepakati

“Dalam kontestasi politik kedepan ini, saya pribadi pun tidak menjamin bahwa diri saya akan menjadi Calon Bupati OKU, hanya atas kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan kehendak masyarakat OKU-lah yang bisa menjadikan saya sebagai Bupati OKU kedepan. Karena bagi saya menjadi Bupati OKU adalah ujian bagi saya dalam membangun OKU MAJU,” katanya.#osk