Ultimate magazine theme for WordPress.

DPRD Sumsel Minta Pemprov Sumsel Lakukan Tindakan Aktif Cegah Virus Corona Masuk Sumsel

BP/IST
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli

Palembang, BP
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terutama Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel untuk melakukan tindakan aktif dalam rangka mencegah masuknya virus corona di Sumsel.

“ Dengan adanya mahasiswa Sumsel dari Wuhan masuk ke Sumsel nanti, ini harus lebih ketat pengawasannya, khan mereka dikarantina dulu di Pulau Natuna, kita tidak bisa hanya mempercayakan karantina disana tapi harus ada tindakan-tindakan preventif yang harus dilakukan , karena ini bisa membahayakan masyarakat lainnya dan ini berbahaya karena penyebarannya cepat termasuk orang Cina,” kata politisi PKS ini.

Baca Juga:  Sriwijaya Mengajarkan Kita Bertoleransi

Hingga saat ini menurut Syaiful,  ada sekitar 7 mahasiswa Sumsel yang berkuliah di Wuhan, Cina yang kini dikarantina di Pulau Natuna.

“Kalau jumlah semua orang dari Wuhan masuk Sumsel belum ada data tapi kita minta SOP terhadap orang dari Wuhan, Cina masuk Sumsel,” katanya.
Karena menurutnya seperti di daerah lain sudah melarang , orang-orang Cina masuk ke daerahnya.

“ Karena ini adalah orang Indonesia yang balik kekita, harus ada tindakan preventif yang lebih, “ katanya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Pertanyakan Upaya Pemerintah Daerah Dalam Selamatkan Cagar Budaya di Sumsel

Selain itu dia meminta agar warga Cina di larang agar jangan dulu masuk Sumsel  setelah nanti virus corona  ini benar-benar clear.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta kepada warganya untuk tidak berkunjung ke negara yang positif terkena virus Corona.

Seperti diketahui saat ini ada 16 negara yang sudag terkonfirmasi terkena virus Corona. “Masyarakat Sumsel saya minta untuk lebih waspada dalam berpergian. Saya harap warga benar-benar mencari informasi, negara mana yang sudah terjangkit, jangan dulu ke sana,” kata Herman Deru, Selasa (28/1).

Baca Juga:  6 Anggota DPRD Sumsel Maju Di Pilkada Serentak 2018

Herman menjelaskan, pemerintah Sumatera Selatan telah melakukan upaya untuk mencegah virus tersebut masuk.
Upaya tersebut berupa pemasangan thermal scanner disetiap pintu masuk, seperti bandara dan pelabuhan. Bahkan, Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang saat ini telah menyiapkan ruang isolasi untuk mengevakuasi warga yang terinfeksi virus tersebut. Selain itu, pihak Imigrasi juga diminta untuk memeriksa setiap tamu yang datang ke Sumatera Selatan dengan teliti.

“Yang diterima masuk ke Sumsel ini kalau bisa yang sehat saja. Ini kewaspadaan kita untuk mengantisipasi virus corona,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...