Mendikbud Lantik Ahmad Taqwa Pimpin Polsri Periode 2020-2024

3

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Prof. Ainun Na’im saat melantik Direktur Polsri Dr Ing Ahmad Taqwa, MT.

Jakarta, BP–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) diwakili Sekretaris Jenderal Kemendikbud Prof Ainun Na’im melantik Dr Ing Ahmad Taqwa, MT sebagai Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) periode 2020-2024.

Pelantikan dilaksanakan pada Jumat (31/1/2020) pukul 14 00 di Aula Gedung A Kemendikbud, Jakarta. Kegiatan pelantikan tersebut bersamaan dengan pelantikan Rektor Universitas Jambi, Universitas Negeri Jember, serta beberapa pejabat tinggi pratama, Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta pejabat Fungsional di Kemendikbud.

Hadir dalam acara pelantikan ini yakni para Pejabat Kementerian di bawah Kemendikbud, Wakil Ketua KPK serta Sesepuh pendiri Polsri Prof. Ir. H. Machmud Hasjim, MME., Dr. RD. Kusumanto, ST.,MM., Para Pembantu Direktur dan Perwakilan Senat Polsri serta para undangan lainnya.

Ainun Na’im dalam sambutannya mengawali dengan menyampaikan bahwa seluruh pejabat dan pegawai di Kemendikbud mengucapkan selamat dan sukses kepada Direktur dan Rektor yang dilantik pada hari ini, Pendidkan manusia harus mengikuti perkembangan jaman, Insan-insan pendidikan dilihat seharusnya sebagai objek bukan subjek untuk itu kementerian pendidikan dan kebudayaan yang bertanggung jawab atas kebijakan-kebijakan di bidang penddikan yang digulirkan haruslah diberikan kebebasan pada insan pendidikan untuk berkreasi, berinovasi dan berpartisipasi aktif memajukan pendidikan.

Pendidikan tinggi mempunyai peran yang besar untuk membangun watak dan peradaban bangsa yang beradap dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, harus senantiasa empatif, responsip, kreatif berdaya saing global untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tepat dan tetap memperhatikan nilai-nilai kemandirian.

Selain itu, Ainun mengajak para Rektor dan Direktur yang baru dilantik untuk memberikan ide-ide segar untuk mengembangkan program-program di perguruan tinggi yang dapat mengembangkan potensi mahasiswa, menyiapkan lulusan tempat kuliah berilmu, cakap, berjiwa interpreniurship dan mampu bersaing di kancah global.
Ia juga mengajak secara khusus kepada para pimpinan perguruan tinggi yang baru dilantik dapat mengimplementasikan konsep dan strategi baru yang dicanangkan Kemendikbud tentang merdeka belajar dan kampus merdeka.

Sebelumnya, usai terpilih kembali memimpin Polsri setelah berhasil meraih 48 suara, diikuti Ir Sairul Efendi MT dengan meraih 2 suara dan Ir A Rahman MT dengan dua suara pada Sidang Senat Tertutup Pemilihan Direktur Polsri di Aula KPA Polsri, Selasa (21/1) lalu

Ahmad Taqwa mengaku keterpilihannya kembali menjadi tantangan baru dan menyelesaikan PR yang belum dituntaskan di era sebelumnya.

“Innalilahi wainnalilahi rojiun. Sebagai manusia kita ada berbagai interaksi, keluarga dan lainnya. Dan saat ini kembali diberi amanah, artinya kita harus lebih kencang lagi berlari dari sebelumnya,” ujar Ahmad Taqwa usai mengikuti Sidang Senat Tertutup.

Ia menambahkan banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus ia selesaikan setelah empat tahun lalu memimpin Polsri dengan berbagai terobosan dan tantangan.

Kali ini ia tetap memprioritaskan bagaimana para alumni bisa masuk ke dunia usaha dan dunia industri sesuai dengan kebutuhan.

“Dan target kita 80 persen bisa terserap ke dunia usaha dan dunia industri sebelum mereka lulus. Pola link and mage ke perusahaan sudah kita lakukan, juga kelas kerjasama dan lainnya dan itu terus kita tingkatkan,” pungkasnya.

Sementara itu dikatakan Ketua Senat Polsri Ahmad Zaheri MT didampingi Ketua Pelaksana Pemilihan Direktur Polsri Dicky Seprianto MT dan Sekretaris Eti Meilani mengatakan bahwa komposisi jumlah seluruh suara yang ikut pada sidang senat tertutup yakni 65 suara dari senat dan 35 persen dari Mendikbud.

“Jumlah suara senat ada 36, 2 diantaranya gak hadir. Sedangkan dari Kementerian ada 18 suara,” jelasnya.

Menurutnya, masa periode sebelumnya habis pertanggal 27 Januari dan diharapkan dalam beberapa hari bisa langsung digelar pelantikan Direktur Polsri periode 2020-2024.

Pihaknya mengakui bahwa proses pelaksanaan Pemilihan Direktur Polsri sejak Agustus 2019 lalu dari proses penjaringan masuk 32 orang yang layak. Sampai kemudian tiga calon dipemilihan tahap akhir. #rel/sug