Ultimate magazine theme for WordPress.

1, 4 Tahun Pimpin Empat Lawang, Joncik Akui Janji Kepada Masyarakat Beberapa Sudah Ditunaikan

BP/DUDY OSKANDAR
Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad didampingi Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana

Palembang, BP

Hampir 1, 4 tahun menjabat sebagai Bupati Kabupaten Empat Lawang H Joncik Muhammad dan Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana dengan Visi dan Misi nya, yaitu menjadikan Empat Lawang yang MADANI (Makmur,Aman, Damai, Agamis, Nasionalis dan Indah) sudah on the track.

“ Janji terhadap masyarakat beberapa sudah ditunaikan , soal keamanan silahkan kawan-kawan wartawan datang ke Empat Lawang, rasakan perbedaan sebelum dan sesudah kami jadi bupati, Isya Allah aman, travel yang dulu takut lewat malam di bumi Empat Lawang sekarang sudah aman, dulu naik sepeda motor takut antar desa ke desa sekarang dari desa kedesa jauh ke ibukota kabupaten sudah pakai sepeda motor, tidak pernah terdengar lagi perampokan , begal di Empat Lawang,” kata Bupati Kabupaten Empat Lawang H Joncik Muhammad didampingi Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana, Jumat (31/1).

Apalagi berdasarkan hasil survey menurut Joncik, kebutuhan masyarakat Empat Lawang yang utama itu minta diamankan Empat Lawang.

Baca Juga:  Itulah Demokrasi , Kita Harus Hargai , Selesai Kongres Bersatu, Siapkan Muswil Cari Yang Terbaik

“ Didaerah Tebing Tinggi, ibukota kabupaten, permintaan masyarakat itu disamping soal keamanan, soal listrik dan air bersih, kita siapkan air bersih sudah jalan, jauh perubahannya dibandingkan sebelum jadi bupati, saya menunjuk Plt Direktur PDAM untuk profesional di bidang PDAM, beliau hampir 30 tahun bekerja di PDAM di DKI Jakarta, uwong Empat Lawang bagian hari tuo dia mengabdi di Empat Lawang, dia menguasai secara tehnis, kami kami kebijakan secara politis, “ katanya.

Targetnya 2000 pelanggan PDAM yang belum dilayani akhir tahun 2020 terlayani.

“ Kita mengajak konsultan yang dulu menangani PDAM Empat Lawang, jajaran pengurus PDAM kita ganti dengan profesional, pakai konsultan, kita buat bisnis plan kita buat fisibility study, diaudit akuntan publik dari awal,” katanya.
Karena posisi PDAM Empat Lawang awalnya minus, merugi dan tidak bisa menggaji karyawan lagi, pelanggan habis, sekarang pelanggan sudah terlayani dan siap bayar lagi, pembukuan bagus, kita adudit dengan akuntan publik dan ini sudah jalan.

Baca Juga:  Pergub Transportasi Online Di Sumsel Sudah Ditandatangani

“Kalau sudah selesai akan menjadi BUMD, nanti ada penyertaan modal tapi harus ada bisnis plan dan fisibility study, sekarang sedang dilakukan, kita ingin PDAM mandiri,” katanya.

Soal listrik kabupaten Empat Lawang yang selalu byar pet, menurut Joncik saat dia menjadi bupati disiapkan gardu induk karena gardu induk yang ada sudah mangkrak 8 tahun yang kapasitas 30 MW padahal keputusan Empat Lawang hanya 10 MW.

“ Kalau itu beroperasi pasti terang benderang Empat Lawang, kita siapkan, jadi persoalannya pembebasan lahan dan 164 titik untuk tower waktu kami jadi bupati, di Empat Lawang ada 61 titik dari 61 titik itu 53 titik tidak bisa dibebaskan oleh bupati sebelum kami, jadi cuma 8 titik yang bisa dibebaskan oleh mereka selama 12 tahun sebelum kami jadi bupati, sisa di Musi Rawas dan Linggau, alhamdulilah yang di Empat Lawang 61 sudah kita selesaikan, kemudian di Lubuk Linggau dan Mura tinggal 34 titik selesai, berkeyakinan dua bulan kedepan kemarin GM Pelayanan dan GM Pemasangan PLN bertemu dengan kami, mereka sangat yakin, terbantu dan janji dengan kami paling lambat ulang tahun 75 Indonesia, Empat Lawang terang benderang,” katanya.

Baca Juga:  Walaupun Anggaran BPJS Kesehatan Besar Tiap Tahun, Joncik : NKRI Kita Ini...

Dan kini menurutnya tinggal 7 Desa di Empat Lawang belum teraliri listrik dan untuk itu pihaknya menyiapkan fasilitas pasang tiang dan semua desa di Empat Lawang akan teraliri listrik.

“ Yang 7 Desa ini pertama jangkauan dan harusnya kita butuh 10 MW kemampuan listrik khan kita selama ini dari gardu induk Lahat atau gardu induk Linggu , dua-duanya diujung sehingga susah bagi mereka, itu problem kemarin, jadi kita harus bangun gardu induk sendiri di Tebing Tinggi, Gardu Induk kita itu punya kapasitas 30 MW,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...