27 Januari , Partai Demokrat Buka Pendaftaran Balonkada 7 Kabupaten Di Sumsel

6

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel  MF Ridho

Palembang, BP

Partai Demokrat akan membuka pendaftaran untuk Bakal calon kepala daerah (Balonkada) Bupati dan Wakil bupati bagi 7 Kabupaten se Sumsel yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat MF Ridho mengatakan, Partai Demokrat melalui pengurus DPC (Kabupaten) yang ada, akan membuka pendaftaran Balon Bupati dan Wakil Bupati pada 27 Januari mendatang.
“Pendaftaran terbuka bagi siapa saja yang ingin maju pada Pilkada, dimana akan dibuka pada 27 Januari 2020 yang serentak dilakukan di 7 Kabupaten se Sumsel oleh DPC Demokrat masing- masing,” kata MF Ridho, Jumat  (24/1).
Menurut Ketua komisi IV DPRD Sumsel ini, selain penjaringan dilakukan pengurus DPC, penjaringan juga akan dilakukan ditingkat DPD Demokrat Sumsel, setelah proses ditingkat DPC selesai.
“Ini antisipasi balon yang belum sempat mendaftar dan ini terbuka secara umum, sesuai instruksi DPP untuk mecari yang terbaik. Nanti semuanya disaring DPD sebelum diserahkan ke DPP untuk dapat rekomendasi,” katanya.
Menurut Ridho, tahapan penjaringan dan penyaringan balonkada 2020 tersebut, setelah keluarnya PO Juklak dan Juknis dari DPP Demokrat baru- baru ini.
“Iya, DPP sudah mengeluarkannya dan hal ini akan disampaikan dalam rapat konsolidasi dan rapat kerja DPD Demokrat se Sumsel yang dihadiri ketua OKK DPP Demokrat Sarwo Edhie Prabowo dan pengurus 17 Kabupaten/ kota se Sumsel, khususnya 7 Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada,” katanya.
Dijelaskan Ridho, partai Demokrat akan berupaya dapat turun serta memangkan balon yang diusung/didukung di Pikada nantinya, bagi mereka yang diusun partai Demokrat mendatang.
“Kita menargetkan kemenangan semuanya, jika berkaca di Pilkada 2018 kita bisa menang 80 persen, kita berharap bisa dilanjutkan kembali,” katanya.
Untuk syarat balonkada yang diusung di Pilkada, Ridho menyatakan balon yang terjaring harus siap gotong- royong membiayai lembaga survei yang dilakukan partai Demokrat nantinya. Dimana DPP sudah merekomendasikan sebanyak 10 lembaga survei tingkat nasional yang telah diakui kredibilitasnya dan profesional.
“Balon yang ambil fomulir dan mendaftar, harus mengikuti persyaratan dari partai Demokrat, dengan mengikuti survei yang telah direkomendasikan DPP. Tidak berlaku kalau menggunakan survei sendiri, dan survei akan dilakukan dua tahap,” katanya.
Dilanjutkan Ridho, pihaknya membebankan biaya survei kepada balon, untuk menunjukkan keseriusan mereka maju di Pilkada dan ingin diusung Demokrat.
“Ini untuk melihat tingkat keseriusan balon, artinya bagi yang tidak ikut aturan Demokrat jangan berharap dukungan,” katanya.
Selain itu, Demokrat juga berusaha akan ada kadernya yang maju di Pilkada nantinya, baik posisi Cabup atau Wabup.
“Tidak menutup kemungkinan, Demokrat akan memajukan kadernya untui maju. Tetapi bisa juga paslon atau calon yang dikaderkan menjadi kader Demokrat nanti. Yang pasti potensial kader semua ada, tapi tergantung yang bersangkutan siap atau tidak,” kata Ridho.#osk

Baca:  Ikut KLB Demokrat, Nurwati Wahab Gantikan Hairul Ilyas Sebagai Ketua DPC Demokrat Muba