Ultimate magazine theme for WordPress.

Spesialis Curi Ban Serep Ditembak Polisi


BP/IST
Langkah Aji Saputra (20), melancarkan aksi pencurian ban serep mobil truk, akhirnya harus terhenti setelah anggota Unit III Subdit III Jatanras Polda Sumsel meringkusnya dikawasan Makrayu, Kecamatan Ilir Barat II Senin 20 Januari 2020.

Palembang, BP

Langkah Aji Saputra (20), melancarkan aksi pencurian ban serep mobil truk, akhirnya harus terhenti setelah anggota Unit III Subdit III Jatanras Polda Sumsel meringkusnya dikawasan Makrayu, Kecamatan Ilir Barat II Senin 20 Januari 2020.
Kaki kanan pelaku terpaksa dilumpuhkan anggota lantaran berusaha melarikan diri saat akan menunjukkan persembunyian temannya yang ikut terlibat dalam pencurian ban serep.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi melalui Kanit III Kompol Junaidi mengatakan tersangka Aji Saputra merupakan spesialis pencurian ban serep mobil truk. Tersangka saat beraksi berjumlah tiga orang, aksi pelaku disekitar Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Palembang Betung.
Terakhir tersangka bersama temannya mengambil ban serep mobil truk diparkiran rumah makan di Jalan Palembang Betung KM 58 Desa Durian Daun, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin pada Rabu 15 Januari 2020.
“Modus tersangka dalam menjalankan aksinya mobil truk yang sedang berhenti dirumah makan. Setelah itu tersangka beraksi mengambil ban serep mencongkelnya besi. Setelah ban berhasil dicuri tersangka membawa ban dengan mobil rental yang mereka sewa lalu menjual ban ke penampung,”katanya kepada wartawan Selasa (21/2).
Tersangka Aji Saputra mengaku saat beraksi ia bersama dua temannya Muas dan Paigot (DPO). Mereka keliling mencari mangsa di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Palembang Betung. Melihat mobil truk yang berhenti di rumah makan langsung dikerjakan.
“Mobil truk yang sedang terparkir di rumah makan. Kalu ado ban serep nyo langsung kami gaweke. Ban itu kami bukak dengan besi panjang,” kata Aji.
Diakui Aji dalam semalam ia dan teman pernah berhenti empat buah ban serep yang terpasang di mobil truk. “Satu ban itu kami jual 800, sampai 1,5 juta ke penampung,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...