Home / Headline / Pasang Umpan Kambing, Harimau Sumatera Masuk Perangkap

Pasang Umpan Kambing, Harimau Sumatera Masuk Perangkap

Tim Satgas bersama BKSDA mengevakuasi Harimau Sumatera dalam perangkap.

Muaraenim, BP–Satu ekor harimau sumatera berhasil ditangkap oleh tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Desa Pelakat, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDu), Muaraenim, Selasa (21/1) pagi.

Si Raja hutan tak berkutik setelah dijebak dalam perangkap baja (box traf) yang dipasang dengan umpan kambing.

Kepala Desa Pelakat Kohapa menceritakan pertama kali diketahui harimau masuk perangkap sekitar pukul 6.30 WIB. Dirinya memerintahkan adiknya untuk melihat perangkap sekaligus memberi pakan kambing yang dijadikan sebagai umpan untuk menangkap harimau.

“Saya menyuruh adik untuk melihat perangkap sekaligus memberikan pakan kambing sebagai umpan. Setiba dilokasi dengan jarak 50 meter ternyata harimau berhasil masuk perangkap. Kemudian adik saya memberi tahukan kepada saya, untuk memastikan saya langsung ke lokasi ternyata benar dan menunggu tim satgas dan BKSDA untuk dievakuasi,” ujarnya.

Berhasilnya harimau sumatera ditangkap, masyarakat Desa Pelakat maupun desa tetangga mengucapkan rasa syukur karena mayoritas masyarakat berprofesi petani tidak was-was lagi untuk beraktivitas ke kebun.

“Ditangkapnya harimau ini mengucapkan rasa syukur. Sebab kurang lebih selama tiga bulan warga takut untuk beraktivitas ke kebun, dengan ditangkapnya harimau tersebut yang jelas warga tidak was was lagi. Namun saya menghimbau tetap waspada,” imbuhnya.

Ketua Tim Satgas pemburu harimau, Danramil 06 Semendo, Kapt Inf Afrizal mengatakan, harimau berhasil ditangkap dengan cara masuk box traf yang terpasang dengan jarak 100 meter dari jalan raya di area kebun warga di Desa Pelakat. “Hewan buas harimau yang berhasil ditangkap dengan ukuran sekitar 2 meter dan tinggi 1 meter,” kata kapten Inf Afrizal, dikonfirmasi, Selasa (21/1).

Menurutnya, harimau yang tertangkap tersebut diduga hewan yang selama ini meresahkan masyarakat khususnya di wilayah Semendo. Setelah berhasil tertangkap, petugas satgas serta tim BKSDA segera melaksanakan evakuasi dengan cara menutup box traf menggunakan terpal.

“Kami pun melibatkan bantuan warga untuk mengangkat box traf ke atas kendaraan sesuai petunjuk BKSDA untuk dibawa ke Palembang, proses evakuasi harimau berjalan lancar dan aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaraenim, Tasman menerangkan tim BPBD yang tergabung Satgas pemburu harimau bersama BKSDA, TNI, dan Polri berada dilokasi diduga berkeliarannya harimau. Untuk memburu hewan buas itu tak kurang 20 perangkap yang dipasang tersebar diwilayah Kecamatan SDU.

“Dari 20 perangkap itu hanya satu yang menuai hasil, seekor harimau akhirnya berhasil masuk salah satu perangkap tepatnya di Desa Plakat, SDU,” kata Tasman.

Dijelaskannya,harimau masuk perangkap dengan umpan kambing yang ditaruh hidup-hidup. Hanya saja, umpan tersebut belum sempat dimakan.

Tasman menuturkan sebelumnnya perangkap tersebut dipasang secara berpindah-pindah mengikuti lokasi jejak yang ditinggalkan harimau. Saat tim mengetahui ada laporan warga yang melihat jejak di Desa Pelakat, SDU, tim pemburu pun langsung memindahkan perangkap dilokasi berada di Desa tersebut.

“Perangkap baru dipasang Senin kemarin dan menjelang fajar ada harimau yang masuk,”ucapnya.
Mengenai kondisi harimau yang ditangkap, Tasman mengatakan dipastikan dalam keaadaan baik. Sebab tak ada tindakan kasar atau membahayakan nyawa satwa dilindungi itu baik dari tim gabungan BKSDA ataupun masyarakat sekitar. “Saat ini evakuasi hewan sedang berlangsung dari tim BKSDA, karena tanggung jawab selanjutnya diserahkan kepada BKSDA,” paparnya.

Tasman menambahkan pihaknya juga belum mengetahui berapa jumlah harimau yang diduga masih berkeliaran diwilayah SDU. Menurutnya keberadaan hewan buas itu sulit terpantau karena bergerak sendiri-sendiri atau jarang berkelompok.

“Namun untuk sementara masyarakat SDU mengaku cukup legah dengan tertangkapnya harimau ini, setidaknya warga sudah berani ke kebun tanpa disertai rasa takut.# nur

 

x

Jangan Lewatkan

Tambah 47 Kasus, Pasien Covid-19 di Sumsel 7.229 pada 20 Oktober

Palembang, BP Pasien positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bertambah 47 orang. Hal ini diketahui berdasarkan laporan media harian Covid-19 ...