Home / Headline / Viral Buang Karung Isi Kulit Durian, Sopir Angkot Dan Tiga Rekannya Diamankan

Viral Buang Karung Isi Kulit Durian, Sopir Angkot Dan Tiga Rekannya Diamankan

BP/IST
Sempat viral, lantaran membuang karung berisikan kulit durian di jembatan misi IV, seorang sopir angkot di Palembang bersama tiga rekannya ditangkap petugas dari tim gabungan Dishub, Pol PP dan Satlantas Polrestabes Palembang, Senin (13/1) . Kini keempatnya diamankan di Kantor Satpol Pamong Praja (PP) Kota Palembang.

Palembang, BP

Sempat viral, lantaran membuang karung berisikan kulit durian di jembatan misi IV, seorang sopir angkot di Palembang bersama tiga rekannya ditangkap petugas dari tim gabungan Dishub, Pol PP dan Satlantas Polrestabes Palembang, Senin (13/1) . Kini keempatnya diamankan di Kantor Satpol Pamong Praja (PP) Kota Palembang.
Kepala Dinas Satpol PP, GA Putra Jaya mengatakan, pelaku melanggar Perda 3 Tahun 2015 Pasal 55 Tahun tentang larangan pembuangan sampah dengan acaman kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp 50 juta. dua oknum yang menjadi pelaku pembuang sampah ke Sungai Musi menurutnya atas nama Agus Haryanto (31) warga 13 Ilir sopir dan kondektur angkot, Ade Rio warga 1 Ilir Palembang berserta angkotnya rute Sayangan-Lemabang nomor 085 dan dengan pelat kendaraan BG 1142 ZQ.
Juga diamankan dua oknum lainnya yaitu pemilik Angkot atas nama Nevri dan Adi Julianto yang memerintahkan untuk membuang sampah kulit durian.
“Untuk Sopir yang diamankan ini si Sopir mengaku disuruh oleh salah seorang pegawai usaha durian di Pasar Kuto, tujuh karung upahnya Rp 20 Ribu,” katanya, Senin (13/1).
Kini kedua pelaku 1×24 Jam telah ditahan dulu karena masuk Tipiring (Tindak Pindana Ringan). “Setelah akan kita sidang yustisi akan kita jadwalkan,” katanya.
Sedangkan Agus Haryanto mengatakan, pembuangan sampah dirinya lakukan bersama rekannya sekitar pukul 23.00.
Ia baru pertama kali membuang sampah ke Sungai Musi, alasannya karena terdesak dan bingung untuk menempatkan karung sampah kulit durian.
“Nak dibuang ke dekat Boombaru dak boleh, jadi refleks Bae dibuang ke Sungai,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Proyek di Tengah Hutan Karet, Gunakan Agregat Kelas C

#Pengerasan Jalan Ruas Tanjung Agung, Banyak Tanah Hitam daripada Batu Split Inderalaya, BP–Proyek pengerasan jalan di tengah hutan karet dan ...