Ultimate magazine theme for WordPress.

Bantu Suami Curi  Motor, Istri Susul Suami Masuk Penjara

BP/IST
Wulandari (25) hanya bisa pasrah saat ditangkap anggota Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang di rumahnya, Sabtu (4/1).

Palembang, BP

Wulandari (25) hanya bisa pasrah saat ditangkap anggota Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang di rumahnya, Sabtu (4/1).

Warga Perum Pemkot Blok V, Kecamatan Gandus Palembang ini menjadi incaran polisi karena terlibat pencurian sepeda motor bersama suaminya, Karnedi (30) yang sudah lebih dulu diamankan aparat kepolisian.

Wulandari bersama suaminya mencuri satu unit sepeda motor Yamaha NMax BG 5156 ACC milik korban Dedi saat parkir di Jalan Rama IV, Kelurahan Alang-alang Lebar pada 5 November 2018 silam.

Baca Juga:  Peresmian Plang Nama Masjid Sultan Mahmud Badaruddin  Di Protes

Saat suaminya mengeksekusi sepeda motor korban, Wulandari bertugas mengawasi situasi dan setelah berhasil pelaku juga sempat membantu Karnedi mendorong motor tersebut dan melarikan diri.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kanit Pidum Iptu Ginting mengatakan, penangkapan dipimpin Kasubnit Pidum Ipda Andrian setelah pihaknya mendapat informasi keberadaan pelaku yang selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga:  Rujuk Ditolak, Usman Ancam Bunuh Mantan Istri

“Tersangka Wulandari ini sudah lama masuk daftar pencarian karena terlibat pencurian sepeda motor bersama suaminya yang kini sedang menjalani hukuman,” kata Ginting, Senin (6/1).

Atas perbuatannya, Ginting menambahkan, tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dalam keadaan memberatkan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Saat ini tersangka masih diperiksa dan diamankan barang bukti kunci T, potongan besi runcing dan satu lembar STNK Nmax, satu unit motor Yamaha Nmax BG 5156 ACC yang disita dalam perkara pelaku Karnedi,” katanya.

Baca Juga:  Covid-19 Sumsel 5 Oktober, Pasien Positif Tambah 23 Jadi 6.346 Orang

Sementara itu tersangka Wulandari tak membantah tuduhan pencurian sepeda motor yang ia lakukan bersama suaminya yang kini masih menjalani hukuman penjara selama dua tahun enam bulan tersebut.

“Setelah dapat motor itu dijual suami saya dan kami dapat uang Rp5.500.000 yang telah dipakai untuk keperluan sehari-hari,” katanya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...