Ultimate magazine theme for WordPress.

Kunci Kantor Dicuri, Syarif Hidayat Lapor Polisi

BP/IST
Karena kunci kantornya telah diambil oleh HPD. Membuat Syarif Hidayat (41) melaporkan HPD ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel dalam perkara dugaan tindak pidana pencurian dengan bukti laporan polisi nomor : STTLP / 1056 / XII / 2019 / SPKT tanggal 28 Desember 2019.

Palembang, BP

Karena kunci kantornya telah diambil oleh HPD. Membuat Syarif Hidayat (41) melaporkan HPD ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel dalam perkara dugaan tindak pidana pencurian dengan bukti laporan polisi nomor : STTLP / 1056 / XII / 2019 / SPKT tanggal 28 Desember 2019.
Ditemui usai membuat laporan Syarif Hidayat mengatakan dugaan tindak pidana pencurian kunci kantor yang dilakukan HPD terjadi pada Senin 23 Desember 2019 sekitar pukul 17.30 WIB dikantor PT Rizky Melimpah Ruah, Jalan Sukatani, No 349 A, RT 16, RW 07, Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang. HPD datang kekantor pada saat kantor mau tutup.
“Karyawan kita mau nutup kantor dimarahi dan diancamnya lalu diambilnya kunci kantor yang tergantung dipintu tanpa sepengetahuan orang lalu dimasukkan kantong celananya berdasarkan rekaman CCTV yang ada dikantor. Sampai saat ini kunci kantor belum dikembalikan,”kata Syarif Hidayat usai membuat laporan Sabtu (28/12).
Dikatakan Syarif dirinya tidak tahu apa tujuan HPD mengambil kunci kantornya. Apakah mau menguasai kantor ataupun untuk melakukan pemerasan belum tahu secara detail. “Yang jelas kami hari ini melaporkannya dalam dugaan perkara pencurian,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan Syarif antara dirinya dan terlapor HPD tidak ada hubungan bahkan tidak pernah ketemu apalagi mengenal terlapor.
“Saya belum pernah berhubungan sama sekali sama terlapor. Tapi waktu dia datang ke kantor bersama dengan kakaknya yang mempunyai hubungan bisnis sama kantor,” katanya.
Kuasa hukum pelapor Yusmaheri SH menambahkan kunci kantor kliennya diambil tanpa sebab dan permasalahannya oleh terlapor HPD.
“Makanya hari ini kami laporkan dulu dalam perkara dugaan tindak pidana pencurian, terlepas dari ada tidak surat kuasa. Karena HPD datang kekantor klien kami tanpa surat kuasa lalu mengambil kunci kantor dan menguasai kantor sehingga menimbulkan ketakutan dari seluruh karyawan kantor,” katanya.
Dengan laporan yang dibuat kliennya, kuasa hukum berharap pihak Polda Sumsel mengusut tuntas laporan kliennya sehingga pelakunya bisa segera ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. “Untuk barang bukti yang kami bawa dalam laporan ini rekaman CCTV saat terlapor mengambil kunci kantor klien kami,” katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya laporan terlapor dalam perkara dugaan tindak pidana pencurian. “Laporan pelapor sudah kami terima dan dilimpahkan ke Ditreskrimum untuk dilakukan penyelidikan,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...