Home / Headline / Sofhuan Yusfansyah:  Kami  Menuntut Realisasi Ganti Rugi Rp750 juta Untuk Matinya Tanaman Sawit Klien Kami

Sofhuan Yusfansyah:  Kami  Menuntut Realisasi Ganti Rugi Rp750 juta Untuk Matinya Tanaman Sawit Klien Kami

BP/IST
lahan kebun sawit seluas 3 hektar milik Budi Santosa yang lahan dan pohonnya mengalami kerusakan/ mati .

Palembang, BP

Budi Santosa , pemilik lahan kebun sawit seluas 3 hektar yang lahan dan pohonnya mengalami  kerusakan/ mati diduga akibat dampak akibat pencemaran lingkungan hidup yang bersumber dari aktivitas proyek suban  Compression pada wilayah konsesi Penambangan ConocoPhillips (Grissik) Ltd di Desa Lubuk Bintialo  Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  yang beralamat dl Dusun I Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musl Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya resmi mengajukan somasi terkait dengan belum dilaksanakannya pembayaran ganti rugi lahan kebun sawit seluas kurang lebih 3 hektar yang lahan dan pohonnya mengalaml kerusakan/mati  diduga dampak akibat pencemaran lingkungan hidup yang bersumber dari aktivitas proyek tersebut.

Budi Santosa sendiri sejak tahun 2012 memiliki dan menguasai Lahan kebun Sawit 3 (tiga) hektar. Tepatnya pada tahun 2013, lahan tersebut dibangun, ditanam dan dikelola dengan menggunakan Bibit unggul dan dikelola dengan mengikuti kultur tehnis Perkebunan. Bibit  unggul yang ditanam berumur 3 tahun berjumlah 500 pohon Sawit

“Namun tahun 2016 pohon kelapa sawit yang telah mulai berbuah pasir (belajar berbuah) dan pada tahun  2017 pohon kelapa sawit sudah mulai berbuah 15 sampai  20 Kg/Pohon/dua minggu,”  kata kuasa hukum Budi Santosa , Sofhuan Yusfansyah SH , Kamis (26/12).

Tepatnya kliennya  pada tahun 2017 telah memperoleh hasil kebun sawit secara produktif dan bernilai ekonomis.

Namun tahun 2017 berdiri proyek Suban Compression Conocophlllps (Grissik) Ltd yang aktivitasnya bersebelahan dengan lokasl lahan Budi Santosa  dan tidak pernah meminta persetujuan terutama Ambal, UKLUPL atau izin lingkungan, apalagi Budi Santosa yang lebih dulu berada dan beraktivitas di lahan tersebut.

BP/DUDY OSKANDAR
Kuasa hukum Budi Santosa , Sofhuan Yusfansyah SH , Kamis (26/12).

“Sejak tahun 2018 Kondisi Kebun Sawit klien kami sejak berdiri proyek Suban  ini telah mengalami  kerusakan, penurunan hasil panen dan matinya  beberapa pohon sawit. Klien kami sudah melaporkan kepada pihak Conoco Philips dan dikirimkan eskavator dengan melakukan pengerukan  di satu titik namun tidak ada hasilnya, malahan tanaman kliennya makin banyak yang mati karena  jika musim hujan  air sungai mekanding meluap maka merendam kebun sawit klien kami yang jaraknya 100 meter dari lokasi aktivitas Conoco Philips tersebut,” katanya.

Berbagai upaya telah dilakukan semenjak turunnya tim  verifikasi  terdiri dari Pemkab Muba yaitu dari Dinas Lingkungan hidup , perwakilan pihak Conoco Philip ke lokasi hingga pertemuan  yang difasilitas pemerintah setempat namun hingga kini tidak ada kata sepakat.

“Sejak  2018 sampai  September 2019 jumlah tanaman sawit  klien kami berumur 8 tahun  yang telah mati berjumlah 500 batang dan relatip kebin sawit 3 hektar  tersebut mengalami kematian secara total dan tidak menghasilkan sama sekali, akibat aktivitas perusahaan tersebut yang membuat sungai Mekanding menjadi menyempit, dangkal dan diduga tercemar, belum kerugian lain yang dialami klien kami selama 2 tahun penghasilan kebun sawit berkurang berserta nilai tanahnya dan sepatutnya  dan wajar kalau hitungan kami klien kami harus di ganti rugi Rp750 juta dan harus direalisasikan ,” katanya.

Dan secara resmi pihaknya mengajukan somasi keperusahaan tersebut,” Jika dalam dua minggu tidak ditanggapi somasi kami kami terpaksa akan melakukan upaya hukum pidana dan perdata,” katanya sembari mengatakan kalau somasi juga ditembuskan ke Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI, SKK Migas di Jakarta, Gubernur Sumsel, Walhi Sumsel dan Bupati Muba sendiri.

Semantara itu  surat somasi telah disampaikan dan diterima Deni , petugas keamanan  kantor perwakilan PT Conoco Philip (Grissik) di Palembang, Kamis (26/12) siang.

“ Surat ini akan kami sampaikan ke pimpinan dan Humas Conoco Philips,” kata Deni.#osk

 

 

 

x

Jangan Lewatkan

Jajaran Danrem 044 Gapo dan PWI Sumsel Gelar Olahraga Bersama  

Palembang, BP Mempererat silaturahmi PWI Sumsel dan Korem 044/Gapo mengadakan pertandingan persahabatan berlangsung di halaman Makorem 044/Gapo, Jumat (7/8) . ...