Ultimate magazine theme for WordPress.

Turun 1 Digit Hanya Wacana, Masyarakat Miskin Palembang Meningkat

Diperkirakan tahun 2019 ini angka kemiskinan di Palembang masih dua digit.

Palembang, BP–Sebagai kota metropolitan dengan pembangunan yang semakin pesat, nyatanya tidak berefek positif pada kesejahteraan warga Kota Palembang sendiri. Hal ini dapat terlihat dari meningkatnya angka kemiskinan tahun ini dibandingkan 2018.

Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Heri Aprian mengatakan, angka kemiskinan di Kota Palembang tahun lalu 10,95 persen dari jumlah penduduk di Palembang. Sebelumnya, Pemerintah Kota Palembang menargetkan tahun depan setidaknya turun menjadi satu digit.

“Diperkirakan tahun 2019 ini angka kemiskinan di Palembang masih dua digit. Bahkan ada kenaikan, tapi kenaikannya tidak signifikan hanya sekitar 0,5 persen, namun data pastinya baru kita rilis Januari 2020,” katanya.

Baca Juga:  Walikota Apresiasi Sebesar-besarnya Pameran Fotografi Sejarah Museum SMB II dan Museum AK Gani

Kenaikan jumlah warga miskin di tahun 2019 ini, salah satu penyebabnya adalah banyaknya musibah kebakaran di kawasan padat penduduk dalam setahun terakhir. Diantaranya seperti di Karang Anyar kawasan Tangga Buntung, 15 Ulu juga 3-4 Ulu.

“Ada sekitar 200 kali kebakaran tahun ini. Ini angka yang cukup besar dalam sepuluh tahun terakhir. Karena musibah ini, banyak warga yang masuk kategori sejahtera menjadi prasejahtera,” jelasnya.

Baca Juga:  Songket Malaysia Diakui Unesco, Ini Tanggapan Pelestari Kain Palembang

Meski begitu, sambung dia, Pemkot Palembang terus berupaya agar jumlah warga miskin di Palembang terus mengalami penurunan. “Target kita bisa menurunkan angka kemiskinan sampai satu digit,” katanya.

Sementara Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, Pemerintah Kota Palembang telah menjalankan sejumlah program untuk menanggulangi kemiskinan. Namun, agar program itu efektif dan mengikat, dibutuhkan Perwali.

Baca Juga:  Dishub Palembang Segera Bentuk Tim Investigasi Pantau Titik Parkir

“Kita sudah melakukan studi banding ke Sragen bersama Wakil Gubernur Sumsel. Wagub memberikan arahan untuk membuat Perwali terkait hal tersebut. Perwali itu akan menjadi dasar hukum untuk membuat kegiatan penanggulangan kemiskinan di Kota Palembang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, butuh koordinasi dan konsolidasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Palembang untuk mengatasi kemiskinan, bukan hanya Dinas Sosial. “Supaya target menurunkan angka kemiskinan satu digit bisa terwujud,” ujarnya. #pit

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...