Ultimate magazine theme for WordPress.

“Applaus And Standing Ovation” Kepada DPRD Sumsel

BP/IST
Pengamat politik dan sosial Bagindo Togar BB

Oleh: Bagindo Togar Bb (Pemerhati Politik/ Forum Demokrasi Sriwijaya)

 

BAGI sebagian masyarakat di provinsi Sumatera Selatan,  kejadian tak biasa dalam pembahasan kebijakan umum anggaran dan p plafon penyusunan anggaran sementara (KUA – PPAS), dimana komunikasi yang sengit juga alot antara pihak executif  yang diwakili oleh Sekda H. Nasrun Umar dan staff Pemprov lainnya dan Hj. Anita R/Ketua berikut para anggota DPRD.

Yang berakhir dengan penundaan dalam menetapkan APBD Sumsel TA 2020. Pihak legislatif menuding bahwa Pemprov tidak siap berargumentasi dalam merumuskan besaran juga peruntukan anggaran dikarenakan tidak didukung oleh data data yang lengkap juga valid.

Baca Juga:  Refresing Dan  Peresmian Taman Agro Wisata, Sindang Panjang, Tanjung Sakti Bersama Pemko Palembang Di Kritik

Sebaliknya pihak executif juga mengisyaratkan bahwa pihak legislatif terkesan sengaja menghambat pengesahan APBD,  karena ada ” kebutuhan khusus ” pihak DPRD yang belum disepakati oleh pihak executif, terkesan ada ” gap untuk saling menyandera “.

Padahal jadwal prngesahan APBD sudah jatuh tempo. Lebih menarik lagi Polemik KUA-PPAS  berlanjut “saling serang dan saling menbenarkan alasan” antara kedua institusi pemerintahan tersebut merebak keberagam media informasi publik.

Baca Juga:  Jelang Musda Golkar Sumsel, Tiga Trah Insider Partai Golkar Tengah Berupaya Jadi Tokoh Sentral di Sumsel

Tetapi sesungguhnya phemonena ataupun pola komunikasi yang terbangun diatas, pertanda baik bagi perkembangan demokrasi struktural pemerintahan, dimana  fungsi kemitraan kritis terjalin alias tidak cuma fungsi mitra stratwgis yang diutamakan.

Bukankah selama ini masyarakat sangat merindukan para wakil rakyat yang amanah,  berintegritas,  cerdas dan kritis yang tidak hanya dianggap sebagai ” lembaga stempel ” para petinggi executif?

Baca Juga:  Muhammadiyah Perkuat Kerjasama dengan Polda Sumsel

Sewajarnya kita memberi “Applaus And Standing Ovation” kepada para wakil kita tersebut di DPRD Sumatera Selatan,  sepanjang mereka secara nyata sungguh sungguh berjuang mewujudkan aspirasi rakyat bukan aspirasi kelompok elite didaerah ini.

Melalui ragam. tugas konstitusional yang disandang mereka,  terkhusus dalam konteks ini dalam menyusun,  mengesahkan serta mengawasi penggunaan plus peruntukan APBD Provinsi Sumatera Selatan.#

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...