Ultimate magazine theme for WordPress.

Ikut Perampokan, Kaki Midun Diterjang Peluru Polisi

BP/IST
Hendri alias Midun (33) warga Jalan Ki Marogan, Lorong Purba, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati diringkus anggota Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, Kamis (28/11) dinihari.

Palembang, BP

 

Hendri alias Midun (33) warga Jalan Ki Marogan, Lorong Purba, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati diringkus anggota Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, Kamis (28/11) dinihari.

Midun dibekuk polisi karena diduga terlibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di rumah korban Ryan Nugroho warga Jalan Abikusno, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati pada 8 Agustus lalu.

Namun saat akan diamankan pelaku Midun mencoba melarikan diri, sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melepaskan tembakan terarah ke kaki kanan pelaku.

Baca Juga:  Atlet Asian Games Muslim Ikut Shalat Idul Adha

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas karena mencoba melarikan diri saat akan diamankan.

“Tindak pidana lencarian itu dilakukan tersangka bersama rekannya, Sandi yang saat ini masih dalam pengejaran oleh petugas,” kata Kompol Yon.

Dalam melancarkan aksinya, Yon menjelaskan, pelaku Sandi masuk ke dalam rumah korban mengambil satu unit ponsel milik adik korban, sedangkan tersangka bertugas mengawasi situasi sekitar lokasi kejadian.

“Setelah mendapatkan handphone, pelaku Sandi mencari barang lain, namun saat itu korban terbangun karena mendengar suara berisik,” jelasnya.

Baca Juga:  Konsumen Dinar Property Minta Kurator Segel Semua Aset Syaiful Bahri

Setelah korban memergokinya, pelaku Sandi langsung menusukkan pisau ke dada kiri dan tubuh belakang kiri korban, lalu pelaku melarikan diri.

Bersama tersangka diamankan sebilah pisau yang digunakan saat beraksi, kotak ponsel dan kaos milik korban. “Saat ini kita masih memeriksa tersangka Hendri untuk mengungkap keberadaan rekannya,” katanya.

Sementara itu, tersangka Hendri mengakui perbuatannya yang dilakukan bersama Sandi (DPO) dengan melakukan pencurian di rumah korban.
“Saya memang melakukan aksi itu bersama Sandi tapi tugas saya hanya mengawasi kondisi sekitar rumah, sedangkan Sandi yang melakukan aksi penusukan dan mengambil barang korban,” katanya.

Baca Juga:  Kadinsos Palembang Mangkir, Sutami : Tentu Kami Kecewa!

Terkait hasil barang curian yang didapatkan, Midun membeberkan kalau belum menerima sepeserpun uang dari hasil pencurian yang dilakukan.

“Saya hingga ditangkap belum mendapatkan bagian saya dari sandi, apalagi mengetahui barang apa saja yang dia ambil juga saya tidak tahu,” katanya.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...