Ratusan Guru Ikuti Seminar Metode Belajar, Gerak dan Permainan Jadi Metode Pembelajaran

9

Seminar metode belajar bagi anak bertajuk ‘Membangun Tumbuh Kembang Anak melalui Metode Belajar Sambil Bermain dengan Aktivitas Gerak yang Efektif’ yang digelar di Gedung Serbaguna KPT Tanjung Senai, Senin (25/11/2019).

Inderalaya, BP–Ratusan guru yang tersebar di 16 kecamatan Kabupaten Ogan Ilir mengikuti Seminar metode belajar bagi anak bertajuk ‘Membangun Tumbuh Kembang Anak melalui Metode Belajar Sambil Bermain dengan Aktivitas Gerak yang Efektif’, yang digelar oleh Laju Production dan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir di Gedung Serbaguna KPT Tanjung Senai, Senin (25/11/2019).

Para guru berasal dari berbagai sekolah yang ada di Ogan Ilir, mulai dari Guru PAUD hingga jenjang yang lebih tinggi.

CEO Laju Production, Zulfikri, mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar karena metode pembelajaran penting untuk anak terus berinovasi. Sehingga, si anak dapat lebih dapat menyerap pelajaran yang ingin disampaikan oleh guru.

Baca:  PDAM Tirta Ogan Berbagi Air Bersih

“Hal itu selaras dengan kami sebagai event organizer, yang bergerak di bidang seminar dan pendidikan,” ujarnya saat pembukaan.

Sementara itu, menurut satu dari tiga pemateri, yakni Prof Dr Ir Arita Marini, ME, netode belajar dengan permainan dan gerak dapat merangsang syaraf motorik anak, sekaligus menumbuhkan ketertarikan anak terhadap pembelajaran yang disampaikan.

“Tentunya memiliki manfaat yang besar bagi anak, mulai dari menumbuhkan semangat kompetisi, menumbuhkan ketertarikan dan lain-lain,” ujar Arita yang juga Guru Besar Pendidikan Dasar UNJ atau Asesor BAN-PT ini.

Sementara itu, dosen Pendidikan Olahraga FKIP Bina Darma, Selvy, mengatakan bahwa di usia anak-anak, aktivitas gerak memegang peranan penting dalam pendidikan. Pasalnya, karakteristik anak adalah eksplorasi gerak, bermain, tidak mudah lelah, dan mau melakukan gerak yang menarik bagi mereka.

Baca:  Alex Noerdin Restui Jika Ilyas dan Endang Berpasangan

“Desain pembelajaran gerak yang menarik bagi anak tidak hanya dapat menstimulasi, namun juga mencapai pembelajaran yang diberikan oleh guru dan orangtua,” tegasnya.

Tinggal lagi, selain taktik mengemas metode pembelajaran anak melalui sistem permainan dan gerak, perlu juga asupan nutrisi yang cukup untuk si anak tersebut. Hal ini merupakan peranan vital orangtua, yang berperan penting dalam pemberian gizi yang cukup.

Baca:  Dewan OI Kecewa, Rapat Pembahasan KUAPPAS Molor Hingga 5,5 jam

“Syaraf motorik anak perlu ditunjang dengan gizi yang cukup, agar anak bisa bergerak aktif dan mampu menyerap pelajaran dengan baik,” kata Kaprodi Penjaskes Universitas Sriwijaya Dr Hartati, MKes.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir Dr Arianto mengapresiasi kegiatan yang digelar tersebut. Pihaknya bekerja keras untuk turut andil dalam menciptakan murid yang pintar, melalui peningkatan kualitas guru.

“Silakan berinteraksi dengan pakar-pakar yang sudah hadir dalam seminar ini. Mudah-mudahan hasil seminar ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” katanya. #hen