OKI Masih Miliki Titik Api

8

Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono, Kalaksa BPBD Sumsel H. Iriansyah, dan Pasiops Korem 044/Gapo Mayor Kav Delvy di Base Ops Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Talang Betutu, Palembang untuk melaksanakan Patroli Udara memantau perkembangan karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Palembang, BP–Usai melaksanakan rapat bersama stafnya terkait dengan kegiatan Pengendalian dan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di ruang Pusat Komando dan Pengendalian Karhutla Makorem 044/Gapo Palembang, Jum’at (15/11), Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono, Kalaksa BPBD Sumsel H. Iriansyah, Pasiops Korem 044/Gapo Mayor Kav Delvy berangkat menuju Base Ops Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Jalan Adi Sucipto Talang Betutu Palembang, langsung melaksanakan Patroli Udara untuk memantau perkembangan Karhutla di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Patroli Udara yang dilaksanakan oleh Danrem 044/Gapo bersama rombongan tersebut menggunakan Helikopter terbaru bantuan dari Kemen LHK jenis Bell-412 PK-DAS dengan Capten Pilot Ongky dan Capten Pilot Benny bersama HLO Berry, pagi tadi sekitar pukul. 10.00 .

Baca:  Aksi Pembakaran Lahan Beralih Malam Hari

Kegiatan patroli udara ini, hampir setiap hari dilakukan dengan tujuan untuk memantau kembali perkembangan kegiatan yang dilaksanakan Satgas darat dalam pemadaman api di wilayah tertentu dan juga untuk memantau sebaran hot spot yang ada di wilayah Sumsel.

Adapun rute yang dilalui oleh Helikopter patroli tersebut meliputi, Rambutan, Riding, Banyuasin 1, Pampangan, Cengal, Tulung Delapan, Kayu Agung, Kebun Raya, Sungai Rambutan dan Pemulutan, OKI, selanjutnya kembali lagi ke SMB Airport .

Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono, menjelaskan bahwa, dari hasil pantauan sejak kemarin, beberapa daerah di wilayah OKI masih terdapat titik api yang timbul walaupun tidak banyak seperti hari-hari sebelumnya, seperti di Rambutan, Pampangan, Cengal, Tulung Delapan dan Sungai Rambutan.

Baca:  Anggaran Karhutla Masuk di APBD Sumsel Perubahan 2019

“Semua daerah tersebut masih memerlukan penanganan yang serius. Setiap harinya Satgas darat karhutla gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan masyarakat sekitar terus bekerja untuk mematikan sumber api”, ungkap Danrem 044/Gapo.

Disamping itu, kata Danrem, walaupun kemarin beberapa lokasi sempat diguyur hujan, Satgas udara juga hilir mudik dengan helikopter Water Bombingnya yang selalu mangambil air dan menyiramkannya ke lokasi yang masih ada api.

Tidak hanya itu, sambung Danrem, puluhan mesin pompan dan jet Sutter serta beberapa alat berat dukungan dari perusahaan turut juga dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan penyekatan di lokasi area yang terbakar di lokasi kebakaran.

“Dari hasil patroli yang kita lakukan hari ini, masih terpantau ada asap tipis dan beberapa titik api di beberapa wilayah. Mudah-mudahan cepat diatasi melalui Water Bombing dan Satgas Darat gabungan yang sampai saat ini masih bekerja”, kata Danrem.

Baca:  Kebun Raya Sriwijaya Terbakar

Sementara itu, Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan menjelaskan bahwa seluruh pasukan yang tergabung dalam Satgasgab Darat Karhutla yang bertugas di wilayah tersebut terus bekerja keras bersama instansi terkait dalam menanggulangi kebakaran serta terus melaksanakan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan karhutla.

“Sampai saat ini, Satgasgab Karhutla Sumsel bersama pasukan tambahan yang telah disebar di beberapa lokasi di wilayah OKI, tetap fokus untuk memadamkan beberapa titik api di wilayah tersebut”, ujar Kolonel Djohan.#osk