Prestasi Porwil Sumatera X di Bengkulu Sumsel Jeblok, DPRD Sumsel Bakal Panggil Kadispora Sumsel

9

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli

Palembang, BP–Provinsi Sumatera Selatan yang dikenal sebagai provinsi dengan segudang fasilitas olahraga bertaraf internasional harus rela terlempar di posisi kesembilan dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera X di Bengkulu.
Posisi tersebut merosot drastis dari sebelumnya menempati posisi kedua dalam Porwil Sumatera IX pada tahun 2015 lalu.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli memastikan akan memanggil Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel terkait jebloknya prestasi Sumsel di Porwil Sumatera X.
“Terkait dana KONI Sumsel yang belum cair dari APBD Sumsel, itu tidak bisa dijadikan alasan jebloknya prestasi Sumsel di Porwil tersebut, tapi untuk kemajuan atlet tidak hanya mengandalkan dana, artinya sejauh mana pembinaan atlet di Sumsel selama ini, kok bisa prestasinya melorot, maka ini dari Pemprov Sumsel kedepan ini dijadikan pekerjaan rumah agar hal ini tidak terulang lagi,” katanya, Kamis (14/11) ketika ditemui di ruang kerjanya.
Komisi V DPRD Sumsel juga akan mengevaluasi dana pembinaan yang ada di Dispora Sumsel, sejauh mana dan seberapa besar dana pembinaan atlet-atlet yang ada di Sumsel.
“Ini PR bagi Pemprov Sumsel agar pengalaman buruk ini tidakterulang lagi, maka Komisi V akan mengevaluasi hal tersebut dan kta meminta keterangan Kadispora Sumsel, kalau dari sisi penganggaran kurang Komisi V DPRD Sumsel siap memberikan back up dana pembinaan terhadap atlet-atlet berprestasi di Sumsel,” kata politisi PKS ini.
Sedangkan sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, Porwil bukan tujuannya untuk mengukur prestasi, karena ini merupakan ajang untuk mengujicobakan sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Ini justru menguntungkan bagi Sumsel,” katanya saat ditemui, Senin (11/11).
Dijelaskannya, dengan posisi yang tidak diharapkan maka pihaknya dapat melakukan evaluasi untuk melihat apa saja yang perlu ditingkatkan lagi.
Seperti, olahraga mana saja yang mendapatkan emas maka akan diperbanyak atletnya. Sedangkan, yang belum mendapatkan medali akan diperbaiki lagi kualitasnyo…
“Daripada posisi tertinggi tapi di PON justri jeblok, seperti PON dahulu peringkat 21,” ujarnya.
Meski demikian, dirinya mengaku tidak terlalu mengharapkan untuk menjadi juara dalam PON mendatang. Mengingat persaingan saat ini semakin ketat.
“Bagi atlet yang sudah menyumbang medali dalam Porwil ini akan tetap kami beri bonus yang telah kami janjikan,” tutupnya.
Seperti diketahui, Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumsel di Bengkulu, 3-9 November 2019 telah usai.
Sumsel hanya mampu finis pada posisi sembilan klasemen akhir perolehan medali. Atau hanya satu strip di atas Kepulauan Riau sebagai juru kunci.
Bumi Sriwijaya memperoleh 7 medali emas, 14 medali perak dan 22 medali perunggu.#osk