KONI Sumsel Sebut Catur Jangan Buat Aturan Sendiri

9

 

Kabid Prestasi KONI Sumsel Syamsuramel

Palembang, BP–Pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel menyebut Pengurus Cabang Olahraga Catur tidak boleh membuat aturan sendiri diluar regulasi yang ditetapkan pada buku panduan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Prabumulih.

Pasalnya, pihak Technical Delegate Catur Porprov XII Prabumulih membuat aturan sendiri dengan memperbanyak medali emas dari awal sebanyak 12 emas menjadi 66 medali emas.

Baca:  Catur Sumsel Borong Tiga Emas di Asian Para Games

“Jadi cabor tidak boleh itu buat aturan sendiri. Kan buku panduan sudah kita buat, dan itu mengacu pada pertandingan PON dan Kejurnas,” tegas Kepala Bidang Prestasi KONI Sumsel Dr Syamsuramel, Kamis (14/11).

Ia menambahkan bahwa jika pertandingan tetap dilanjutkan dengan mengacu pada aturan sendiri seperti yang akan dilaksanakan pagi ini maka pertandingan bisa tidak diakui karena sudah membuat aturan sendiri.

Baca:  204 Pecatur Top Sumsel Bakal Head to Head

Menurutnya, KONI Sumsel telah membuat aturan sendiri bahwa dari catur standar catur cepat dan catur kilat semua berjumlah 12 emas, 12 perak dan 12 perunggu.

“Dan itu nanti akan diatur teknis oleh dewan hakim. Dan bisa saja tidak diakui. Jika masih belum nanti akan diputuskan oleh PB Porprov. Itu hampir sama seperti kejadian di PON Palembang 2004, ada juara kembar Kaltim dan Papua,” jelasnya.

Baca:  Srikandi Kembar Catur Siap Boyong Emas 

Ramel mengakui bahwa pihaknya mendengar bahwa pagi ini pertandingan dilanjutkan dengan aturan cabor. Menurutnya, hal itu akan diatur kembali pada rapat dewan hakim hingga keputusan PB Porprov. #sug